25 C
Semarang
Selasa, 13 Januari 2026

Buntut Siswa di Ungaran Keracunan Massal, SPPG HBB Sidomulyo Dihentikan

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Menanggapi kasus puluhan siswa SDN 01 Ungaran, Kabupaten Semarang mengalami keracunan massal menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Ungaran Timur, Aldo Purnomo mengatakan sebelum kejadian pihaknya sudah memperingatkan SPPG bersangkutan.

Yakni, SPPG Happy Berkah Bersaudara (HBB) di Sidomulyo, Ungaran Timur, selaku penyedia MBG di sekolahan tersebut. Pihaknya sudah mengingatkan SPPG HBB agar memperbaiki mutu MBG yang mereka kelola. Peringatan itu dilakukan sekitar dua minggu sebelum terjadinya peristiwa dugaan keracunan massa tersebut.

“Kami sudah sampaikan keluhan orang tua siswa ke kepala dapur SPPG. Namun ternyata terjadi juga,” katanya di sela-sela mendampingi Wabup Hj Nur Arifah meresmikan dapur SPPG di Desa Kalongan, Ungaran Timur, Kamis (2/10).

Saat ini, lanjutnya, operasional dapur SPPG Sidomulyo dihentikan sementara sambil menunggu uji laboratorium sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.

Baca juga:  Menunggu 11 Tahun Mantan Kondektur Bus Akhirnya Naik Haji

Aldo memastikan jika mutu makanan tidak sesuai standar akan diberikan surat rekomendasi berjenjang sampai ke Badan Gizi Negara (BGN).

“Akan diberikan sanksi sampai tingkat penghentian operasional secara penuh,” ujarnya lagi.

Dia juga menegaskan akan melakukan pengawasan lebih ketat dilakukan di dapur SPPG di bawah kewenangannya. Yakni di Gedanganak, Kalongan, Sidomulyo dan Susukan.

Sementara, peresmian dapur SPPG Kalongan ditandai pengguntingan pita oleh Wabup Hj Nur Arifah. Ikut mendampingi Dandim 0714 Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes,  perwakilan Forkompimda serta pimpinan Yayasan Dharma Krida Mandiri Sejahtera.

Saat sambutan, Wabup meminta pengelola dapur  untuk mentaati prosedur standar BGN.

“Program ini bukan semata bisnis . Namun kegiatan kemanusian menyediakan makan bergizi bagi generasi penerus Indonesia Emas 2045,” tandasnya .

Dia juga mengajak para kepala sekolah dan guru untuk aktif mengawasi. “Periksa makanan terlebih dulu. Jika menu  tidak sesuai atau ada aroma yang kurang sedap, segera hubungi kepala SPPG. Minta ganti,” tuturnya .

Baca juga:  UKSW Fasilitasi Visi Besar Indonesia di Tahun 2045

Usai peresmian, Wabup dan rombongan menyerahkan secara simbolis paket MBG kepada siswa di SDN Leyangan.

Ditambahkan oleh Aldo, dapur SPPG Kalongan melayani  sebanyak 2.973 siswa penerima manfaat dari 19 sekolah. Mulai dari TK sampai Madrasah Aliyah.

Sebelumnya, saat SPPG HBB diresmikan Wabup Semarang Hj Nur Arifah pada Senin (1/9/2025) lalu, Kepala Dapur SPPG HBB, M Arkanul Wafi menyampaikan, ada 4 ribu penerima manfaat makan bergizi gratis dari dapur yang dipimpinnya. Terdiri dari, 298 siswa TK, RA dan PAUD. Selain itu, juga 1.292 siswa SD/MI, 917 siswa SMP/MTs, dan 1.420 siswa SMA/SMK.

“Sesuai juklak dari Badan Gizi Nasional, kami juga melayani 60 balita, serta 11 ibu hamil dan menyusui,” ujarnya. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...