25 C
Semarang
Sabtu, 3 Januari 2026

Laba Solusi Bangun Indonesia Naik 12,3 Persen

*Efisiensi dan Inovasi Jadi Kunci

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG-  Kinerja solid kembali ditunjukkan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) hingga kuartal III 2025. Di tengah pasar semen yang masih menantang, perusahaan mampu menjaga pertumbuhan laba secara konsisten.

Per September 2025, SBI membukukan laba periode berjalan sebesar Rp474,5 miliar, naik 12,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini ditopang strategi efisiensi dan pengelolaan biaya yang disiplin di seluruh lini operasi.

“Capaian ini mencerminkan efektivitas langkah strategis kami dalam meningkatkan efisiensi operasional dan transformasi komersial agar tetap kompetitif di pasar,” ujar Asruddin, Plt Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.

Meski pendapatan perusahaan turun 9,9 persen menjadi Rp7,8 triliun, efisiensi berhasil menekan beban pokok pendapatan hingga 12,8 persen. Hasilnya, laba kotor tetap meningkat 2,1 persen menjadi Rp1,7 triliun.

Baca juga:  XL Axiata Perkuat Jaringan Data di Batam dan Bintan

SBI juga terus memperkuat fundamental bisnis melalui operational excellence dan inovasi berkelanjutan. Upaya dekarbonisasi dan transisi energi bersih dijalankan secara agresif di semua fasilitas produksi.

“Kami berkomitmen pada efisiensi energi dan pengurangan emisi. Inisiatif seperti bahan bakar alternatif, automasi, serta penggunaan energi surya dan teknologi Hydrogen Rich Gas menjadi langkah nyata kami,” tegas Asruddin.

Penerapan teknologi Hydrogen Rich Gas (HRG) di Pabrik Narogong menjadi yang pertama di Asia Tenggara. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi SBI sebagai pionir inovasi energi bersih di industri semen nasional.

Hingga akhir kuartal III 2025, produk dan layanan berkelanjutan menyumbang 45 persen dari total pendapatan SBI. Selain semen Dynamix dan Andalas, SBI juga mengembangkan produk turunan bernilai tambah seperti beton inovatif ramah lingkungan.

Baca juga:  Manajemen IOH Berikan Pengalaman Mengesankan

Inovasi tersebut telah digunakan di berbagai proyek swasta dan proyek strategis nasional. Salah satunya teknologi ApexCrete atau lantai super rata yang kini diaplikasikan di fasilitas olahraga padel di Surabaya, Tangerang, dan Jakarta Selatan.

Di sektor infrastruktur, SBI berkontribusi dalam proyek Tol Porong–Pandaan, perbaikan jalan di Boyolali, serta pengembangan Dermaga Kalibaru tahap 1B. Kehadiran SBI menunjukkan peran aktif perusahaan dalam mendukung pertumbuhan konstruksi berkelanjutan di Indonesia.

“Ke depan, industri semen akan tetap dinamis dengan berbagai tantangan global. Bersama SIG, kami terus memperkuat daya saing dan menghadirkan inovasi agar tumbuh secara berkelanjutan,” pungkas Asruddin.

Dengan pengelolaan efisien dan strategi berbasis keberlanjutan, SBI tidak hanya menjaga kinerja finansial yang kuat, tetapi juga memperkuat kontribusi terhadap lingkungan dan pembangunan nasional.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...