JATENGPOS. CO. ID, BOYOLALI – Kemiripan Bambang Surono, warga Boyolali dengan penyanyi campursari Didi Kempot, tidak saja dirasakan para penggemar sang maestro. Isteri Bambang Surono sendiri, Endah Yulyantiningsih, sering kali seperti benar-benar melihat pria yang di dekatnya itu Didi Kempot.
Bahkan sering kali setiap tidur malam bersama sang suami, Endah mengaku kaget. Tiba-tiba terbangun dan teriak ditemani Didi Kempot. Padahal, sang maestro sudah pergi meninggalkan kita semua.

Hal itu diungkap Bambang Surono, saat podcast dengan Jateng Pos TV, awal Nopember 2025.
“Yang, ini aku. Aku bojomu, bukan mas Didi Kempot,” begitu kata Bambang Surono menenangkan isterinya.
Kemiripan dengan Didi Kempot juga dirasakan anak-anak Bambang Surono. Terutama setiap menggelung rambut panjangnya.
“Kalau kita mau jalan, biasanya saya menggelung rambut dulu. Setelah itu saya ngajak anak dan isteri, ayo kita mau kemana, saat itulah anak saya bengong lalu bilang papa kayak Didi Kempot,”ujar Bambang.
Bahkan Bambang Surono sering dipanggil Pak De Kempot setiap manggung. Kadang juga dipanggil Ndane, sebutan Didi Kempot saat masih hidup.
“Kalau sobat ambyar sudah biasa panggil saya PakDe, kadang juga Ndane. Ada juga seorang satpam bank setiap ketemu saya selalu minta salim sambil menunduk panggil PakDe. Padahal dia lebih tua dari saya,” kata Bambang, yang kini menggeluti dunia hiburan itu.
Dari situ Bambang merasa tidak muda membawa nama besar Didi Kempot. Banyak orang menganggap dia titisan atau bahkan reinkarnasi Didi Kempot. Padahal dia hanyalah kebetulan dilahirkan mirip.
“Saya hanya Bambang Surono, warga biasa yang kebetulan dilahirkan mirip mas Didi Kempot. Saya tidak bisa menggantikan beliau. Kalau dibilang mirip dan persis itu hanya kebetulan,” imbuh pria yang punya usaha apotik di Musuk Boyolali itu.
Namun dari kemiripan wajah itu, Bambang mengaku banyak mendapat berkah. Sering diundang acara manggung di mana-mana. Untuk membawakan lagu-lagi Didi Kempot, obat kangen sobat ambyar (sebutan penggemar Didi Kempot). Bahkan sudah puluhan televisi nasional menanggapnya.
“Karena saya dianggap obat kangen sobat ambyar (penggemar Didi Kempot), saya setiap manggung membawakan lagu-lagu mas Didi Kempot. Tapi dari 600-800 an lagu mas Didi Kempot, saya hanya hafal 15 an lagu. Lainya lagu saya sendiri.”
Bambang mengaku sudah ijin kepada keluarga dan isteri mendiang Didi Kempot, Mbak Saputri di Ngawi. “Keluarga mengijinkan, saya juga setahun dua tiga kali sowan ke Mbak Saputri, untuk sekadar matur nuwun atas berkah Mas Didi Kempot untuk saya,”katanya.
Selain mirip secara wajah, suara Bambang Surono juga mendekati suara Didi Kempot. Postur tubuhnya juga nyaris sama. Rambut panjangnya, giginya juga plek. Bahkan juga punya tahi lalat di kelopak mata. Dari situlah dia sering dibilang titisan atau reinkarnasi The God Father of Broken Heart (bapak patah hati, sebutan untuk Didi Kempot). (jan)













