29 C
Semarang
Sabtu, 31 Januari 2026

Pengakuan Sopir Truk Kontainer Los Dol di Turunan Exit Tol Bawen: Jika tak Belokkan ke Kanan Pasti Banyak Korban

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Lagi-lagi kecelakaan disebabkan truk kontainer mengalami rem blong terjadi di turunan Simpang Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang. Kali ini kejadian pada Senin (17/11/2025) sekitar jam 15.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka berat. Namun, akibat kejadian sejumlah kendaraan mengalami rusak parah.

Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhan menjelaskan kecelakaan terjadi di traffic light turunan Simpang Exit Tol Bawen diawali truk kontainer tanpa muatan melaju dari arah Semarang menuju Salatiga.

“Sebelum sampai di traffic light turunan Simpang Exit Tol Bawen, truk mengalami rem blong. Sopir inisiatif banting setir ke arah kanan, hingga truk melompat jalur berlawanan dan menabrak 4 kendaraan mobil dari arah Salatiga ke Semarang,” ujarnya.

Disebutkan, keempat kendaraan tersebut yakni Toyota Avanza, Toyota Inova, pikcup, dan Hyundai IONIQ 5 yang merupakan mobil listrik. Kondisi paling parah pada mobil IONIQ 5 mengalami ringsek bagian depan serta pickup bak terbuka.

“Tadi sudah kita cek ke RS At-Tin ada dua korban mengalami luka ringan, tidak ada korban mengalami luka parah, dan tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Baca juga:  DPRD Kabupaten Tegal Gelar Kelas Inspirasi

Atas kejadian ini, AKP Lingga, menegaskan agar seluruh kendaraan, khususnya kendaraan muatan besar diwajibkan melakukan pengecekan dan pengetesan fungsi rem pada kendaraannya sebelum melintas. Sangat berbahaya jika rem tak laik dapat mencelakai pengendara maupun mengendara yang lain.

Utep Hidayat (49) sopir truk kontainer tersebut asal Sumedang, Jawa Barat menceritakan awalnya laju truk tidak ada masalah pada rem. Tiba-tiba sebelum sampai di traffic light ini remnya blong, ia tidak bisa mengerem hingga kendaraan melajut cepat.

“Aneh sekali kejadian ini, padahal saat menurun di depan terminal Bawen hingga di depan mini market rem masih fungsi. Namun hendak sampai traffic light tiba-tiba rem tidak berfungsi. Kondisi lampu merah dan banyak sekali kendaraan berhenti di depan saya. Saya banting setir ke kanan menabrak median jalan dan kendaraan lain,” tuturnya.

Menurutnya, tujuan membawa truk dari Semarang hendak menuju Wonogiri kemudian mengambil muatan di Gunung Kidul, Yogyakarta. Meski tidak mengalami luka parah, Utep mengaku masih syok berat. Ia membayangkan jika tidak cepat putuskan membelokkan arah kemudi ke kanan, maka akan banyak korban berjatuhan disebabkan kendaraan yang dikendarai.

Baca juga:  Temuan Mayat di Selokan Anjasmoro, Polrestabes Tangkap Tujuh Tersangka

Salah satu korban dalam peristiwa tersebut, Agus Purwanto (48) warga Salatiga yang merupakan pengendara IONIQ 5 mengungkapkan sebelum kejadian, ia melaju dari arah Salatiga ke Semarang berbarengan baik di sisi belakang, depan dan sampingnya juga ada kendaraan melaju di arah yang sama.

“Tiba-tiba dari arah atas atau depan saya, dari arah Semarang, ada truk rem blong melaju kencang sekali langsung goyang ke kanan. Saya tidak bisa menghindar karena posisi saya terjepit diantara kendaraan lainnya. Jadinya ketika mobil saya dihantam, saya pun juga menghantam kendaraan lain yang ada di dekat saya,” jelasnya.

Ia mengungkapkan kondisi lalu lintas saat kejadian cukup ramai di turunan Simpang Exit Tol Bawen, pada posisi lampu menyala merah sehingga banyak kendaraan berhenti. (muz)



TERKINI

Rekomendasi

...