25 C
Semarang
Sabtu, 31 Januari 2026

Wabup Buka Festival SSB Piala Bupati Sukoharjo 2025

JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Stadion Gelora Merdeka Jombor, Sukoharjo, menjadi saksi dimulainya pembinaan sepak bola usia dini melalui gelaran Festival Sekolah Sepak Bola (SSB) Piala Bupati Sukoharjo Tahun 2025.

Festival yang berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis (19-20/11), ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo menekankan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan “kawah Candradimuka” untuk melahirkan talenta-talenta terbaik secara berjenjang. Lebih dari itu, ia menyoroti peran olahraga, khususnya sepak bola, dalam pembangunan karakter.

“Turnamen sepak bola piala Bupati Sukoharjo ini menjadi wadah, menjadi ajang untuk anak-anak bisa mengaktualisasikan apa yang selama ini menjadi latihan mereka di SSB,” ujar Wakil Bupati.

Festival ini juga membangun karakter bangsa melalui olahraga sepak bola agar anak-anak memiliki nilai-nilai sebagai modal untuk menapaki kehidupan: jiwa ksatria, disiplin, hormat pada pelatih, hormat pada pimpinannya, kerja sama, kemudian bagaimana menghadapi situasi menang, bangkit dari kekalahan

Baca juga:  Lini Depan Australia Kurang Meyakinkan

“Kedepan anak-anak kita menjadi anak-anak yang bermental juara, siap untuk menghadapi kehidupan. Jadi, olahraganya dapat, pembangunan karakternya dapat, prestasinya juga dapat,” imbuhnya.

Wakil Bupati juga mengungkapkan ambisi besar untuk masa depan sepak bola di Sukoharjo, yakni membangun ekosistem yang solid, mulai dari kompetisi berjenjang kelompok umur hingga wadah senior di Persiharjo.

Ia berpesan kepada PSSI, Dispora, dan KONI untuk menyiapkan support system yang memadai, termasuk lisensi perwasitan secara berjenjang, bahkan hingga tingkat internasional.

“Bismillah, ke depan ekosistem sepak bola benar-benar kita bangun baik, tidak hanya sebatas permainan sepak bola, tapi juga menjadi industri yang bisa menggerakkan ekonomi Kabupaten Sukoharjo,” harapnya.

Baca juga:  Pulang ke Atletico Gaji di Barcelona Naik Terus

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Kabupaten Sukoharjo, Setyo Aji Nugroho, menjelaskan bahwa Festival ini fokus pada pembinaan usia dini.

Kelompok Umur dibagi menjadi dua kelas, U-10 dan U-12. Dengan jumlah peserta masing-masing kelompok umur diikuti oleh 16 tim. Kuota sengaja dibatasi, meski animo peserta di Sukoharjo cukup tinggi, untuk mengedepankan pembinaan anak-anak lokal Sukoharjo.

“Pembinaan usia dini terutama dari anak-anak yang berlatih di sekolah sepak bola, harapannya nanti dari SSB itu muncul pemain-pemain yang tentunya bisa membawa nama Sukoharjo,” jelas Setyo Aji Nugroho.

Festival ini memperebutkan trofi dan uang pembinaan, meskipun dana pembinaan ditekankan bukan menjadi tujuan utama bagi peserta junior. (dea/rit)



TERKINI

KoenoKoeni Hotel Semarang Topping-Off

Rekomendasi

...

Ngebet ke Chelsea

Ogah Salami Bigbos

Diaz Berlabuh di Liverpool

Kalah Perdana PSIS Tatap Bali United

Masih Betah di MU