30 C
Semarang
Rabu, 18 Maret 2026

Tekan Angka Kemiskinan, Agus Jabo Gencarkan Program DSM


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Guna menciptakan desa yang mandiri dalam mengelola sumber daya dan potensi desa serta kesejahteraan warganya. Kementrian Sosial Republik Indonesia, terus menggencarkan Program DSM (Desa Sejahtera Mandiri).

Hal tersebut, di sampaikan oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, usai menghadiri acara ” Evaluasi Kegiatan DSM ” di sebuah hotel di Semarang, Kamis (27/11).

Dalam kegiatan yang dihadiri para pemangku jabatan Dinas Sosial Jateng & DIY serta pengelola desa mandiri, Wamen Agus Jabo menegaskan, bahwa program tersebut, bertujuan mendorong desa agar mampu mandiri, mampu memenuhi kebutuhannya sendiri.

“Program DSM tersebut, mencipakan sebuah desa tidak hanya mengandalkan bantuan luar, dan mengembangkan solusi komprehensif untuk akselerasi pembangunan desa,” ujarnya.

Lanjutnya, tujuan Program DSM selain membangun kemandirian desa, juga mendorong desa untuk mampu mengelola kekuatan dan peluang yang dimiliki secara mandiri.

Baca juga:  The Park Mall Semarang Hadirkan Akrobatik Rusian Cirque De Lunea

“Tentunya, juga meningkatkan kesejahteraan warga, memastikan pembangunan desa benar-benar berfokus pada kesejahteraan seluruh warga, termasuk kelompok rentan, mendorong partisipasi masyarakat dalam menjunjung tinggi aspirasi dan partisipasi warga dalam setiap tahapan pembangunan desa,” terangnya.

Dijelaskan, untuk terciptanya desa mandiri dalam Program DSM, harus dilakukan integrasi program-program sosial dan penanggulangan kemiskinan dengan pemangku kebijakan lainnya di tingkat desa.

Di Provinsi Jawa Tengah ada 9 desa dari 1.278 desa yang menjadi projek untuk pemberdayaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Kegiatan-kegiatan pemberdayaan yang dilakukan, mulai dari kerjasama antara Kemensos dengan pihak swasta, diantarantya, memberikan kelompok usaha bersama di setiap Desa yang kami bantu sesuai dengan potensi desa tersebut,” imbuhnya.

Baca juga:  Nawal Yasin Tegaskan Pemprov Jateng Gandeng Muslimat dan Fatayat NU Perkuat Program KB dan Mitra Legal

Salah satu pemberdayaan yang telah dilakukan yakni membuat keranjang keranjang dari enceng gondok, pelapah pisang yang sudah di ekspor ke Amerika.

Keberhasilan edukasi kemandirian desa tersebut, juga terus memperluas program pemberdayaan ke seluruh desa di Jawa Tengah.

“Kita sedang mencoba untuk mengorganisir mengkonsolidasikan semua kekuatan, terutama di pusat baik antar Kementerian dengan pihak-pihak swasta, agar kemudian program pemberdayaan ini bisa berhasil sesuai program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat,” pungkas Agus Jabo Priyono.

Program DSM yang sudah berjalan di Jawa Tengah ini, kemudian dilakukan di provinsi-provinsi lain sehingga apa yang menjadi program pengentasan kemiskinan ekstrem di tahun 2029 di bawah 5% bisa terwujud. (ucl/rit)




TERKINI


Rekomendasi

...