26 C
Semarang
Minggu, 15 Februari 2026

Relawan Trabas Gelar Simulasi Penyelamatan, Baksos dan Rilis Bus Dapur Umum

JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Memasuki musim rawan bencana, Relawan Trabas Rescue Soloraya kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial dan kesiapsiagaan bencana. Bertempat di Bukit Villa Modosewu, Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, pada 29-30 November 2025, Relawan Trabas menggelar bakti sosial sekaligus penguatan kapasitas keterampilan penanganan rescue (penyelamatan) kebencanaan.

Acara diikuti oleh 100 peserta, yakni anggota inti Relawan Trabas, perwakilan relawan dari komunitas lain, serta dari Basarnas Kantor SAR Surakarta.

Ketua Komunitas Trabas, Sumarno, menjelaskan bahwa inti dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesiapsiagaan anggota dalam kegiatan sosial dan sebagai ungkapan syukur atas kesehatan, kelancaran rezeki, dan kekompakan tim.

Sumarno juga mengumumkan pencapaian penting komunitas, yaitu bertambahnya armada operasional mereka.

“Kami bersyukur armada operasional kami kini sudah lengkap, terdiri dari satu unit bus dapur umum, dua unit ambulans gratis, satu unit perahu fiber, dan satu set alat dapur dengan kapasitas sekali masak mencapai 1.000 porsi dalam waktu dua jam,” ungkapnya.

Baca juga:  Redline Kreasindo Menjadi Promotor 30 Tahun Dewa Berkarya

Pada hari pertama, Sabtu (29/11), tim Dapur Umum (DU) tiba di Modosewu, melakukan simulasi memasak kebencanaan. Dilanjutkan dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, berbagi sembako, dan santunan kepada anak yatim/piatu warga Kemuning Karanganyar.

Puncak pelatihan digelar pada Minggu pagi, Trabas mengadakan simulasi latihan evakuasi mobil masuk jurang, menggunakan teknik wincing (penarikan) yang melibatkan jip rescue milik komunitas.

Koordinator Lapangan Trabas, Mujiyo, menekankan pentingnya membangun kekompakan anggota yang solid dan militan. Selain pelatihan rescue, anggota baru juga dilatih keterampilan memasak dengan cepat dan enak, guna mendukung fungsi dapur umum saat dibutuhkan.

Saat ini, Trabas memiliki 20 anggota aktif yang terbagi dalam tiga kategori: 15 personel militan yang selalu giat di lapangan, 5 personel donatur yang juga masuk kategori militan, dan sisanya adalah anggota simpatisan.

Baca juga:  SUNPRIDE Masuk Pasar Snack Sehat

Untuk menjaga kekompakan, anggota secara rutin mengadakan kopi darat (kopdar) dan evaluasi setiap tiga bulan sekali.

“Harapan relawan Trabas Soloraya bisa berkelanjutan sampai kapan pun. Kami juga mengharapkan ada relawan yang mau bergabung ke Trabas supaya bisa ada regenerasi,” tutup Mujiyo, menyoroti pentingnya keberlanjutan dan dukungan dari anggota militan, donatur tetap, dan simpatisan. (dea/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...