26 C
Semarang
Kamis, 29 Januari 2026

SIG Gelar Seminar Konstruksi Berkelanjutan di Batam

JATENGPOS.CO.ID,  JAKARTA – Batam terus memperkuat daya saing sebagai pusat industri, perdagangan, dan investasi internasional. Upaya itu ditopang pembangunan infrastruktur transportasi darat, meski tantangan geologis dan perubahan iklim masih membayangi.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar seminar “Inovasi Material dan Solusi untuk Infrastruktur Batam yang Berkelanjutan Wujud Bangga Bangun Indonesia” di Hotel Harris Batam Center, Rabu (3/12). Acara ini diikuti sekitar 100 praktisi konstruksi, menghadirkan berbagai narasumber dari pemerintah, industri, dan asosiasi profesi.

“Transisi hijau dalam konstruksi adalah bagian dari reindustrialisasi yang regeneratif dan human centric,” ujar Ketua Umum PII, Dr. Ilham Akbar Habibie.

Ilham menekankan, dekarbonisasi perlu diwujudkan secara nyata oleh para insinyur dan ahli konstruksi di Indonesia. Sinergi berkelanjutan harus dibangun antara pemerintah, akademisi, asosiasi profesi, dan industri untuk memperkuat kemampuan konstruksi nasional.

Baca juga:  Kebakaran KM Soemantri Brodjonegoro Sudah Diatasi, Distribusi Pupuk Lancar

“Pembangunan infrastruktur harus mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang di masa depan,” tegas Ilham.

Deputi BP Batam, Mouris Limanto, memaparkan rencana pengembangan infrastruktur ramah lingkungan di kota industri tersebut. Konsep pembangunan meliputi mobilitas, sponge city, multi-utility tunnel, pengolahan sampah, mitigasi bencana, energi terbarukan, hingga smart city.

“Pembangunan Batam diarahkan agar ramah lingkungan, terintegrasi, dan efisien untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” tutur Mouris Limanto.

SIG turut memaparkan inovasi material semen rendah karbon serta solusi konstruksi yang mampu menjawab tantangan tanah lunak dan kondisi ekstrem di Batam. Solusi tersebut meliputi stabilisasi tanah, semen tipe khusus, serta produk beton seperti ThruCrete dan SpeedCrete.

Inovasi itu dihadirkan untuk meningkatkan durabilitas, efisiensi biaya, dan ketahanan infrastruktur di Batam. SIG menegaskan bahwa pembangunan konstruksi masa depan harus memiliki orientasi kuat terhadap keberlanjutan.

Baca juga:  PLN Peduli, Bantu Air Bersih 4.694 Warga Patean Kendal

“Kami percaya pembangunan Batam harus selaras dengan tren global agar tetap kompetitif dan berkelanjutan,” ujar Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian.

SIG mengajak seluruh pemangku kepentingan menjajaki peluang proyek dan memperkuat kemitraan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Perusahaan berharap forum ini melahirkan ide strategis dan dampak nyata bagi masa depan Batam dan Indonesia.(aln)



TERKINI

Rekomendasi

...