29 C
Semarang
Jumat, 30 Januari 2026

PLN Hadir untuk Rakyat : PLN dan PLN Icon Plus Dukung SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo Kembangkan Pembelajaran Konversi Motor Listrik

JATENGPOS.CO.ID,  PURWOREJO- Upaya memperkuat pendidikan vokasi di bidang energi hijau kembali ditegaskan melalui kolaborasi PLN dan PLN Icon Plus dengan SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo. Sekolah kejuruan ini siap mengembangkan pembelajaran konversi motor berbahan bakar fosil menjadi motor listrik sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN untuk rakyat.

Kerja sama tersebut dikemas dalam kegiatan “Penguatan Kompetensi Pengembangan Pembelajaran Konversi Motor Listrik – TJSL Kolaborasi SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo bersama PLN dan PLN Icon Plus” bertema Edukasi Ekosistem Green Energy, Rabu (3/12/2025).

Manajer PLN UP3 Magelang, Artika Hadi Wibaya, menyebut pelatihan konversi motor listrik menjadi tindak lanjut nyata dari kerja sama ini. Guru dan siswa SMK YPE Sawunggalih memperoleh pendampingan intensif mengenai teknologi motor listrik.

“Kegiatan hari ini adalah wujud tanggung jawab PLN sebagai BUMN untuk memberikan manfaat melalui TJSL,” kata Artika.

Ia menegaskan, kerja sama ini lahir dari kesadaran bahwa energi fosil memiliki batas. Karena itu, pengembangan energi alternatif perlu dipersiapkan sejak sekarang.

Baca juga:  Hadir di Semarang, Daihatsu New Terios Tampil Lebih Berkarakter

“Energi listrik dapat dibangkitkan dari energi terbarukan seperti PLTA, PLTB, hingga PLTP,” tambahnya.

Kolaborasi PLN, PLN Icon Plus, dan SMK Sawunggalih sebenarnya sudah berjalan sejak 2023. Tahun ini, fokus baru diarahkan pada penguatan pembelajaran konversi motor listrik. PLN juga menyiapkan infrastruktur charging di kantor PLN dan sepanjang Tol Trans Jawa untuk mendukung program konversi nasional.

“Kami berharap kerja sama ini membuka paradigma baru tentang energi alternatif serta mendorong pengurangan emisi,” ujar Artika.

Kacabdin Pendidikan Wilayah VIII Jateng, Maryanto, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, konversi motor listrik merupakan langkah tepat dalam mempersiapkan lulusan menghadapi era energi hijau.

“BBM fosil pada saatnya akan habis. Maka energi baru terbarukan harus disiapkan, dan SMK harus adaptif terhadap perubahan itu,” ucap Maryanto.

Kepala SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo, Tri Yulianto, mengatakan tantangan pendidikan vokasi adalah memperkuat kemitraan dengan industri. Ia menyebut kerja sama dengan PLN Icon Plus yang sudah terjalin di jurusan TKJ kini diperluas ke jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM).

Baca juga:  Telkomsel Optimalkan Tambahan Frekuensi 2,1 GHz

Tri menjelaskan, pembelajaran di TBSM akan dikembangkan sebagai sarana praktik motor listrik, dan pelatihan dari PLN serta PLN Icon Plus akan dilakukan secara berkelanjutan.

Kerja sama ini ditandai dengan penyerahan simbolis satu unit motor listrik dari PLN dan PLN Icon Plus yang diberikan melalui Artika Hadi Wibaya kepada Tri Yulianto di aula sekolah.

Acara tersebut juga dihadiri Manajer Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Icon Plus Yohanes Desmon Rendi Pratama, Manajer PLN Purworejo Arifin Zuhri, Kacabdin Pendidikan Wilayah VIII Jateng Maryanto, jajaran pengawas SMK, komite sekolah, serta tamu undangan lainnya.

Dengan inisiatif ini, PLN kembali hadir untuk rakyat dengan memperkuat kompetensi vokasi sekaligus mendukung ekosistem energi hijau di tingkat lokal.(aln)



TERKINI

Drama Sensasional di Lisbon

Kiper Ketiga Termahal di Dunia

Ikut Panik Kiper Benfica Maju Menyerang

Kenan Yildiz Diincar Liverpool

Rekomendasi

...