28 C
Semarang
Minggu, 1 Februari 2026

Polines Serah Terimakan Teknologi AI dan Energi Terbarukan ke Kelurahan Tembalang & Kelurahan Meteseh

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Politeknik Negeri Semarang (Polines) resmi menuntaskan misi pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan intensif selama tiga tahun (2023–2025).

Puncak kegiatan ini ditandai dengan serah terima alat secara simbolis dan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) antara Polines dengan pihak Kelurahan Tembalang dan Kelurahan Meteseh, Kota Semarang.

Program pengabdian ini dilaksanakan melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Kewilayahan Tahun Anggaran 2025 yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI.

Ketua Tim PkM Polines, Dr. Ir. Kurnianingsih, S.T., M.T., menjelaskan bahwa penandatanganan berita acara serah terima ini menandakan bahwa seluruh aset teknologi yang dibangun selama tiga tahun kini resmi menjadi milik masyarakat untuk dikelola secara mandiri.

 

“Dukungan pendanaan multi-years dari Kemdiktisaintek RI memungkinkan kami bekerja tuntas. Hari ini kami menyerahkan sepenuhnya teknologi tersebut, mulai dari infrastruktur energi hingga sistem kecerdasan buatan, agar dapat dimanfaatkan seluas-luasnya untuk kesejahteraan warga dan kemajuan UMKM,” ujar Kurnianingsih dalam acara tersebut.

Baca juga:  Sensasi Bukber di Ketinggian Kota Semarang

Keberhasilan program ini tidak lepas dari peta jalan (roadmap) pemberdayaan yang disusun sistematis dari hulu ke hilir. Pada Tahun Pertama (2023): Fondasi Kemandirian Energi & Produksi. Fokus awal tim adalah penyediaan infrastruktur dasar untuk menekan biaya operasional.

Kelurahan Meteseh: Dibangun PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) di Kampung Tematik Dung Tungkul untuk kemandirian energi kawasan wisata.

Kelurahan Tembalang: Dihadirkan Mesin Pencacah Sampah Cerdas berbasis IoT, mengubah limbah plastik menjadi bahan baku kerajinan bernilai ekonomi.

Tahun Kedua (2024): Penguatan & Pemerataan Teknologi, difokuskan pada silang teknologi untuk memperkuat kapasitas produksi.

Kelurahan Tembalang: Mendapatkan instalasi PLTS Cerdas Berbasis IoT, sehingga UMKM pengrajin dapat berproduksi dengan biaya listrik yang minim (mandiri energi).

Kelurahan Meteseh: Menerima Mesin Pencacah Cerdas dengan Deteksi Anomali, yang menjadi sumber pendapatan tambahan warga melalui daur ulang sampah.

Tahun Ketiga (2025, Transformasi Digital & Artificial Intelligence (AI).

Baca juga:  Solusi Tepat Peningkat Imunitas Masa Pandemi

Tahun terakhir ini menjadi fase hilirisasi teknologi tinggi untuk modernisasi bisnis yang diserahterimakan hari ini.

Sistem Pemasaran Digital (Web-to-WA) di Tembalang: Tim menyerahkan platform web terintegrasi WhatsApp. Setiap UMKM kini memiliki profil digital eksklusif yang memudahkan pelanggan memesan produk secara langsung dan personal.

Manajemen Stok Berbasis AI (YOLO) di Meteseh: Tim menyerahkan sistem manajemen stok berbasis Computer Vision dengan algoritma YOLO (You Only Look Once). Teknologi ini mampu mendeteksi dan menghitung stok barang secara visual dan real-time, meningkatkan efisiensi manajemen usaha secara drastis.

Program ini terlaksana berkat kolaborasi tim akademisi lintas bidang, antara lain Prof. Dr. Dwiana Hendrawati, S.T., M.T., Dr. Andhy Tri Adriyanto, S.E., M.M., dan Muttabik Fathul Lathief, S.Kom., M.Eng., serta partisipasi aktif mahasiswa Polines.

Pihak Kelurahan Tembalang dan Meteseh menyambut baik serah terima ini. Melalui Skema Kewilayahan Kemdiktisaintek, masyarakat kini memiliki aset teknologi canggih yang siap mendongkrak daya saing ekonomi lokal di era digital. (biz/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...

Mirip Joko Kendil, Pria Ini Berjalan Kaki...

Modena Cooking Demo bersama Mbak Ita

Sambut HUT ke-78 RI, Mbak Ita Gagas...

PT DI Ekspor Pesawat ke Senegal