27 C
Semarang
Jumat, 2 Januari 2026

Peringatan HKSN di Kudus Diwarnai Pembagian Sembako

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Persatuan Penyandang Disabilitas Fisik Indonesia (PPDFI) Komda Kudus memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025, dengan aksi nyata bakti sosial penyaluran bantuan sembako. Langkah ini diambil sebagai respons atas keresahan terhadap banyaknya slogan kesetiakawanan yang minim tindakan nyata.

Ketua PPDFI Komda Kudus, Daenuri, mengungkapkan penyaluran sembako ini untuk masyarakat yang belum pernah sama sekali mendapat bantuan sosial masyarakat. Tidak hanya penyandang disabilitas, tetapi juga tukang becak, duda dan janda serta masyarakat lain yang selama ini belum tersentuh bansos dari pemerinta.

‘’Seringkali kita hanya mendengar slogan, tapi jarang ada tindakan konkret. PPDFI Kudus ingin bergerak langsung, terutama bagi mereka yang tidak dapat BLT,’’ tegasnya.

Dijelaskan penyaluran bantuan dilakukan secara merata di tiap kecamatan dengan rincian kuota berkisar antara 15 hingga 25 orang per wilayah. Sedang di Kecamatan Jekulo, tercatat menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak.

Baca juga:  Cegah Peredaran Narkoba, Pemkab Kudus Gandeng Mahasiswa

Paket bantuan yang diberikan terdiri dari kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan gula, serta paket khusus beras. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai instansi dan perusahaan yang peduli terhadap isu inklusivitas.

‘’Sumber bantuan ini dari Pemkab Kudus, beberapa perusahaan swasta dan salah satu rumah sakit swasta di Kudus,’’ ungkapnya.

Menariknya, momen peringatan HKSN 2025 di Kudus, turut dihadiri oleh perwakilan disabilitas dari luar daerah, seperti Temanggung dan Pekalongan, sebagai bentuk solidaritas antarwilayah.

Sementara Kepala Dinas P3AP2KB Kudus, Putut Winarno, yang membacakan sambutan Bupati Kudus menyebut bakti sosial ini wujud nyata kepedulian sosial, solidaritas, dan semangat kesetiakawanan, yang patut diteladani dan terus kita kembangkan bersama.

‘’Melalui kegiatan ini, kita diingatkan bahwa kekuatan masyarakat terletak pada rasa saling peduli, saling menguatkan, dan saling membantu, tanpa memandang perbedaan kondisi fisik, sosial, maupun latar belakang,’’ jelasnya.

Baca juga:  Dua Bocah Tertimpa Runtuhan Ranting di Taman Krida

Sambungnya, PPDFI merupakan mitra strategis Pemkab Kudus dalam pembangunan, sekaligus menjadi wadah bagi penyandang disabilitas fisik untuk memperjuangkan hak-hak, meningkatkan kapasitas diri, serta memperoleh kesempatan yang setara dalam berbagai bidang kehidupan.
‘’Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih atas kontribusi dan dedikasi PPDFI Komda Kudus selama ini dalam mendampingi, memberdayakan, dan memperjuangkan kepentingan saudara-saudara kita penyandang disabilitas fisik,’’ imbuhnya.

Lanjutnya, tugas bersama adalah memastikan adanya kesempatan yang setara, akses yang ramah disabilitas, serta lingkungan yang mendukung, agar setiap potensi dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

‘’Pemkab Kudus berkomitmen untuk terus membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya, melalui berbagai kebijakan dan program. Termasuk yang berpihak kepada penyandang disabilitas, sebagai bagian dari pembangunan yang berkeadilan dan berperikemanusiaan,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Kepala Bapperinda Kudus Resmi Dilantik

Rekomendasi

...