JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Seorang Lansia yang dilaporkan (diduga) hilang selama dua hari di sekitar hutan Kalialang, telah diketemukan oleh tim SAR gabungan, pada Senin (5/1/2025).
Nenek bernama Wakijem (84) yang merupakan warga Kalialang Baru RT 11 RW 07, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati ini, ditemukan dalam kondisi selamat.
Dalam keterangan tertulisnya, Budiono Kepala Kantor Basarnas Semarang Budiono menerangkan, bahwa nenek tersebut diketahui meninggalkan rumah tanpa pamit pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
“Laporan resmi baru diterima Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang pada Minggu (4/1/2026) pukul 14.50 WIB dan jelang sore hari, kami langsung berangkatkan satu tim untuk melakukan operasi SAR,” terangnya.
Dijelaskan, bahwa korban memang terbiasa keluar rumah tanpa pamit. Namun biasanya hanya satu hari dan sudah kembali ke rumah pada keesokan paginya.
“Sudah kali keenam nenek Wakijem hilang. Biasanya cuma satu malam dan sudah kembali ke rumah. Namun kali ini hingga menjelang sore belum juga pulang, sehingga keluarga berinisiatif mencari namun tidak membuahkan hasil,” jelas Budiono.
Lanjutnya, dalam pencarian mandiri dari pihak keluarga dan tidak membuahkan hasil, kemudian melapor ke kepolisian dan meminta bantuan Basarnas serta tim SAR gabungan.
“Kami langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan operasi pencarian yang dilakukan sejak Minggu sore, namun hingga matahari terbenam, keberadaan korban juga belum diketahui,” ujarnya.
Adapun kendala dalam proses pencarian yang didapati tim SAR gabungan yakni medan hutan Kalialang yang cukup terjal kondisi cuaca yang tidak menentu serta minimnya saksi.
“Pada hari kedua, kami terus berupaya mencari korban dan akhirnya membuahkan hasil. Korban, kami temukan sekira pukul 13.46 WIB, meski mengalami kelelahan dan tampak kelaparan, korban dalam kondisi selamat,” tandasnya.
Terkait hilangnya korban, telah diketahui bahwa Nenek tersebut memiliki riwayat pikun dan berjalan menggunakan tongkat.
“Kami menduga korban kehilangan arah hingga tersesat dan keluar dari jalur pulang.
Karena kelelahan, korban memilih berhenti dan beristirahat di dalam tengah hutan,” imbuhnya.
“Usai kami temukan, korban langsung dibawa tim media untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan (kesehatan), di duga korban mengalami hipotermia ringan dan kelaparan setelah kehujanan di hutan,” pungkas Budiono. (ucl/rit)






