JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Seorang anak perempuan berusia lima tahun ditemukan hanyut di Anak Sungai Perak yang berada di Dukuh Kemang RT 01 RW 05, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.Korban diketahui berinisial INU (5), warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Kapolsek Bae, IPTU Madiyono, menyebutkan peristiwa tersebut bermula pada Minggu (11/1) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban bersama dua anak lainnya bermain di area luapan air di perbatasan Desa Gondangmanis dan Desa Karangbener, tepatnya di lokasi yang berdekatan dengan Anak Sungai Perak.
‘’Sekitar pukul 17.30 WIB, dua anak lainnya melihat korban terpeleset dan jatuh ke sungai. Keduanya sempat berusaha menolong, namun ikut terseret arus sungai yang cukup deras,’’ ungkapnya.
Beruntung, lanjutnya, seorang saksi yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan dan berhasil menyelamatkan dua anak tersebut. Sementara itu, korban INU tidak dapat diselamatkan dan terbawa arus sungai. Setelah kejadian, dua anak yang selamat diamankan di rumah saksi untuk mendapatkan perlindungan.
‘’Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada dan mengawasi anak-anak, terutama saat bermain di sekitar sungai atau area luapan air. Khususnya pada musim hujan dengan debit air yang meningkat,’’ ungkap Madiyono dalam laporannya.
Diketahui, pada hari yang sama, seorang pemuda berinisial AW (27), warga Desa Bacin, Kecamatan Bae, juga menjadi korban keganasan arus sungai. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Sungai Gembel.
Kerja keras tim SAR gabungan bersama relawan membuahkan hasil. Setelah dilakukan penyisiran hampir lima jam, jasad AW akhirnya ditemukan pada pukul 19.50 WIB di aliran Sungai Tempur, Desa Pedawang, atau sekitar 3 hingga 4 kilometer dari titik awal kejadian.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tim Inafis dan tenaga medis memperkirakan korban sudah meninggal sekitar empat jam sebelum ditemukan,” kata Madiyono. (han/rit)



