JATENGPOS.CO.ID– Car Free Day (CFD) Tembalang kini menjelma menjadi salah satu destinasi kuliner dan wisata favorit masyarakat Kota Semarang setiap hari Minggu. Tak hanya ramai oleh mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) dan warga sekitar, CFD Tembalang juga mulai menarik perhatian masyarakat umum dan keluarga dari berbagai wilayah.
CFD Tembalang pertama kali digelar pada tahun 2024 atas inisiasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sejak pertama kali dilaksanakan, kawasan ini terus mengalami perkembangan, baik dari sisi konsep maupun tata kelola. Bahkan, tercatat sudah tiga kali mengalami perubahan tata letak atau layout guna menyesuaikan jumlah tenant dan kenyamanan pengunjung.
Saat ini, CFD Tembalang diikuti oleh lebih dari 300 tenant UMKM dengan menu yang sangat variatif. Mulai dari makanan tradisional, jajanan kekinian, minuman segar, hingga produk non-kuliner seperti jasa dan aksesoris turut meramaikan kawasan ini setiap pekan.
Panitia CFD Tembalang, Eko, mengungkapkan bahwa antusiasme pengunjung terus meningkat seiring waktu. “Pernah ada satu momen di mana kami menghitung dan mencatat, pengunjung bisa mencapai dua ribuan orang,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan jumlah pengunjung ini menjadi bukti bahwa CFD Tembalang tidak lagi sekadar ruang aktivitas mingguan, melainkan telah berkembang menjadi destinasi alternatif untuk berwisata kuliner dan bersantai bersama keluarga.
Selain berbelanja, pengunjung juga memanfaatkan CFD Tembalang untuk berolahraga, berjalan santai, serta menikmati suasana Minggu pagi di Tembalang.. Hal ini menjadikan CFD Tembalang sebagai ruang publik yang inklusif dan ramah bagi berbagai kalangan.
Dengan konsistensi penyelenggaraan dan pengelolaan yang terus dibenahi, CFD Tembalang diharapkan dapat terus tumbuh sebagai wadah pemberdayaan UMKM sekaligus ruang interaksi sosial bagi masyarakat Semarang.(Yet)



