28.7 C
Semarang
Rabu, 21 Januari 2026

Kreativitas dan Inovasi Remaja: Hanif dan Regan Raih Kemenangan di KLESF 2025

JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Karya ilmiah remaja kembali mencuri perhatian di ajang KLESF (Kuala Lumpur Engineering and Science Fair) 2025.

Kali ini, prestasi gemilang dicatat oleh Hanif Auliarrochman dan Regan Arrazzaq Hamdani, siswa SMA N 1 Semarang, yang berhasil meraih juara utama dengan penelitian yang memanfaatkan buah lokal guna penyembuhan luka.

Ajang KLESF 2025, yang digelar secara internasional di Mines International Exhibitioan and Convention Centre pada tanggal 14-16 November, mempertemukan ratusan peserta dari berbagai negara, menampilkan inovasi dalam bidang sains, bioteknologi, dan engineering. Penelitian Hanif dan Regan berhasil memikat dewan juri karena kombinasi kreativitas, metode ilmiah yang kuat, dan relevansi klinis penelitian mereka.

Penelitian mereka menyoroti tantangan medis yang nyata: penyembuhan luka dengan buah lokal yang kaya antioksidan, Hanif dan Regan mengeksplorasi efeknya terhadap proses penyembuhan luka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buah lokal ini dapat meningkatkan regenerasi jaringan dan mempercepat penyembuhan luka, membuka potensi bagi aplikasi terapeutik di masa depan.

Baca juga:  Pagar DPRD Jateng Sudah Dijebol Ribuan Mahasiswa

Menurut Hanif, proses penelitian ini menuntut kesabaran dan ketelitian tinggi.

“Kami memulai penelitian ini karena ingin mencari solusi alternatif yang lebih efektif dan berbasis bahan alami untuk penyembuhan luka. Melalui eksperimen yang teliti dan pengolahan data yang cermat, kami bisa melihat hasil yang nyata. Rasanya luar biasa ketika usaha kami dihargai di ajang internasional seperti KLESF,” ujarnya.

Regan menambahkan bahwa pengalaman mengikuti kompetisi ini memberikan banyak pelajaran tentang presentasi ilmiah, kerja sama tim, dan kemampuan komunikasi penelitian.

“Selain penelitian itu sendiri, kami belajar bagaimana menyampaikan ide dengan jelas kepada juri yang berasal dari berbagai disiplin ilmu. Itu menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga,” kata Regan.

Baca juga:  Polda Jateng Tanam Ribuan Bibit Pohon Di Area Gunung Pati.

Selain kemenangan, pengalaman mengikuti KLESF 2025 memberikan Hanif dan Regan kesempatan untuk bertukar ide dengan rekan-rekan dari berbagai negara, memperluas wawasan ilmiah, dan memahami standar penelitian internasional. Mereka juga memperoleh masukan dari ahli sains yang akan menjadi dasar pengembangan penelitian lebih lanjut.

Dengan kemenangan ini, Hanif dan Regan kini tengah merencanakan pengembangan penelitian lanjutan termasuk uji lebih mendalam dan kemungkinan aplikasi klinis di masa depan. (*/has/jan/bi)


TERKINI

John Herdman Perlu Belajar dari Guus Hiddink

Drama Pahit Keluarga Beckham

Ancaman Serius The Reds

Rekomendasi

...