25 C
Semarang
Rabu, 28 Januari 2026

Talud Pelindung Abrasi Anjlok, Jembatan Gantung Dipastikan Aman

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang memicu banjir besar pada Minggu (11/1) lalu, mengakibatkan kerusakan pada struktur talud pelindung abrasi yang berada di bawah Jembatan Gantung turut Kelurahan Sunggingan, Kota, Kudus. Meski demikian, struktur utama jembatan masih dalam kondisi kokoh dan aman untuk dilalui kendaraan.

Berdasarkan pengecekan di lapangan, kerusakan terjadi pada talud pelindung abrasi setinggi 2 meter yang mengalami penurunan atau anjlok sedalam kurang lebih 1 meter. Sedang penyebab kerusakan, akibat hantaman arus sungai yang sangat kuat saat debit air Sungai Gelis meningkat drastis akhir pekan lalu.

‘’Kondisi jembatan saat ini masih aman untuk dilewati. Yang mengalami kerusakan atau retak adalah talud pelindung abrasi, bukan pondasi utama jembatan,’’ tegas Lurah Sunggingan, Rikho Mahardika Gautama, Senin (19/1).

Baca juga:  Lampaui Target, PAD Kudus 2025 Tembus Rp 696,2 Miliar

Pihaknya menjelaskan, bahwa pondasi utama jembatan memiliki spesifikasi yang sangat kuat dengan kedalaman mencapai 5 meter, ditambah dukungan bor pile sepanjang 6 meter. Selain itu, di dalamnya juga terdapat 8 titik bor pile yang tertanam sedalam 11 meter.

‘’Sehingga struktur bawah jembatan dipastikan tidak terpengaruh oleh anjloknya talud pelindung tersebut,’’ imbuhnya.

Masih kata Rikho, sejak kejadian tersebut, warga bersama petugas telah melakukan kerja bakti gotong royong untuk membersihkan sisa-sisa lumpur banjir. Sebagai langkah antisipasi sementara, warga mengamankan area sekitar dengan menumpuk karung-karung berisi material di titik yang mengalami abrasi.

Sedang untuk perbaikan talud pelindung tersebut, kata Dia, karena proyek jembatan ini masih dalam masa pemeliharaan atau garansi, proses perbaikan permanen akan segera dilakukan oleh pelaksana proyek setelah kondisi cuaca dan debit sungai memungkinkan.

Baca juga:  Panggilan Darurat BPBD Kudus Diluncurkan

‘’Untuk perbaikan permanen nantinya akan ditanggung oleh rekanan (pelaksana proyek) karena saat ini masih masa garansi,’’ tuturnya.

Rikho menambahkan, guna memperkuat keamanan jembatan dan tebing Sungai, kedepannya penanganan lanjutan akan melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Rencananya, akan dibangun pondasi penguat pada sisi kanan dan kiri jembatan masing-masing sepanjang 25 meter.

‘’Pondasi itu guna meminimalisir risiko abrasi serupa di kemudian hari,’’ tutupnya. (han/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...