26.8 C
Semarang
Rabu, 21 Januari 2026

Hujan Berhari-hari Picu Longsor di Borobudur, 154 Warga Magelang Mengungsi

JATENGPOS.CO.ID, MAGELANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Borobudur dan sekitarnya selama beberapa hari terakhir memicu bencana tanah longsor di Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2025) pagi. Longsor terjadi di sejumlah dusun dan mengakibatkan ratusan warga terdampak.

Dusun yang dilaporkan terdampak antara lain Dusun Tanjung, Sidengan Utara, Karangtengah Utara, Karangtengah Selatan, serta Dusun Tawangsari. Berdasarkan data sementara, sebanyak 84 kepala keluarga atau 154 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut. Mayoritas rumah warga mengalami kerusakan kategori sedang, terutama pada bagian dinding, fondasi, serta akses menuju permukiman.

Demi mengantisipasi potensi longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan, sebagian besar warga dievakuasi ke Balai Ekonomi Desa (Balkondes) setempat. Lokasi pengungsian disiapkan sebagai tempat tinggal sementara sambil menunggu kondisi dinyatakan aman oleh petugas.

Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur TNI, Polri, serta relawan kebencanaan langsung melakukan evakuasi warga dan pembersihan material longsoran. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membuka akses jalan yang tertutup tanah, sementara secara bersamaan bantuan logistik disalurkan kepada warga terdampak.

Baca juga:  Sejarah Hari Jadi Jawa Tengah, Prof Singgih: Jateng Baromater Kemerdekaan

Bupati Magelang Grengseng Pamudji menyatakan keselamatan warga adalah prioritas utama. Sejak laporan pertama diterima, pihaknya langsung bergerak.

“Perangkat daerah, BPBD, serta TNI, Polri, dan relawan untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat. Kami memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi dan akan terus melakukan pemantauan serta langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Bupati Grengseng Pamudji, Senin (19/1/2025) malam.

Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo, juga turut terjun ke lokasi bencana. Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI Jawa Tengah tersebut menyerahkan bantuan sembako kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap para korban.

“Musibah menjadi duka kita bersama. Kehadiran kami adalah untuk memastikan mereka tidak sendirian, dan negara hadir memberikan perlindungan serta bantuan yang dibutuhkan,” ujar Wibowo Prasetyo saat berada di lokasi, Senin (19/1/2025) malam.

Ia menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana, sekaligus mendorong agar proses pemulihan pascabencana dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Saya berharap warga tetap tabah dan kuat. Kami akan terus mengawal agar bantuan dan proses rehabilitasi berjalan dengan baik, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan rasa aman,” katanya.

Baca juga:  Giat Operasional Pokja Kampung KB Kecamatan Sayung

Wibowo juga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Kabupaten Magelang di bawah kepemimpinan Bupati Grengseng Pamudji yang sigap merespons bencana sejak awal kejadian.

“Saya mengapresiasi gerak cepat Bupati Magelang dan seluruh jajaran. Respons yang cepat dan koordinasi yang baik sangat penting untuk meminimalkan risiko korban serta mempercepat penanganan di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Magelang terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan longsor serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Selain penanganan darurat, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan langkah mitigasi jangka menengah dan panjang, termasuk pemetaan wilayah rawan bencana, perbaikan sistem drainase, serta penguatan struktur tanah di kawasan permukiman warga.

Hingga kemarin malam, kondisi pengungsian dilaporkan kondusif. Aparat gabungan dan relawan masih bersiaga untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi serta proses pemulihan berjalan secara bertahap.(*)


TERKINI

Rekomendasi

...