JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- Tingkat hunian hotel di Kota Semarang pada awal tahun 2026 masih bertahan meski mengalami penurunan tipis pasca libur panjang Natal dan Tahun Baru. Strategi promosi kamar dan penguatan sektor kuliner menjadi andalan pelaku perhotelan.
General Manager Metro Park View Hotel Semarang, Ninik Haryanti, mengatakan rata-rata okupansi hotel saat ini berada di kisaran 50 persen dari total 89 kamar yang tersedia. Angka tersebut turun sekitar 10 persen dibandingkan kondisi normal bulanan.
“Rata-rata okupansi sekitar 50 persen, namun pada hari tertentu bisa mencapai 90 hingga 100 persen karena karakter tamu di Semarang yang banyak melakukan pemesanan mendadak,” kata Ninik Haryati, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, penurunan okupansi di awal tahun merupakan tren musiman yang lazim terjadi di industri perhotelan. Meski demikian, peluang peningkatan hunian tetap terbuka melalui strategi penjualan yang adaptif.
“Okupansi memang cenderung rendah di awal tahun, tetapi pasar Semarang cukup kuat untuk tamu on the day sehingga hunian bisa melonjak di waktu tertentu,” ujarnya.
Director of Sales and Marketing (DOSM) Metro Park View Hotel Semarang, Jati Mariana menambahkan, hotel fokus memperkuat promo kamar dengan nilai tambah serta meningkatkan kontribusi food and beverage. Langkah tersebut dinilai efektif untuk menjaga performa pendapatan.
“Kami mengombinasikan promo staycation dengan pengalaman kuliner agar tamu mendapatkan value lebih, sekaligus menarik kunjungan dari masyarakat umum,” kata Jati Mariana.
Metro Park View Hotel Semarang didukung fasilitas lengkap, antara lain Platinum Restaurant, Obsidian Specialty Coffee & Eatery, swimming pool, gym, 11 meeting room, 1 ballroom, area parkir luas, serta spa & massage dan salon.
“Untuk awal tahun, kami menghadirkan Prosperity Dinner Spirit of The Fire Horse dengan harga meja mulai Rp2.588.000, lengkap dengan hiburan barongsai, musik tradisional Mandarin, yu sheng ceremony, dan doorprize,” jelasnya.
Selain itu, hotel juga meluncurkan menu Croissant Singkong seharga Rp45.000 per porsi dengan tiga varian rasa, yakni original, red velvet, dan pandan. Program Sip & Staycation ditawarkan mulai Rp650.000 nett per kamar, termasuk pengalaman matcha atau coffee.(aln)



