JATENGPOS.CO.ID, ROMA – AS Roma aka menjamu VfB Stuttgart di Stadio Olimpico, Jumat (23/01/2026) dinihari pukul 03:00 WIB, disiarkan langsung SCTV dan live streaming Vidio.com. Kedua tim sama mengincar kemenangan demi membuka peluang lolos otomatis ke babak 16 besar.
Dengan atmosfer yang menggema di stadion ikonik ini, para penggemar berharap tim kesayangan mereka dapat meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan untuk masuk ke posisi delapan besar. Sementara itu, Stuttgart datang dengan harapan mencuri poin penting dalam pertemuan pertama mereka dengan Giallorossi.
Tak bisa dipungkiri, laga ini akan menjadi pertarungan sengit dengan kedua tim yang tengah berjuang di papan tengah klasemen. Kemenangan akan membuka peluang besar bagi kedua klub untuk melangkah lebih jauh di kompetisi ini, dan tentu saja, tekanan ada pada Roma yang bermain di hadapan pendukung setianya sendiri.
AS Roma, di bawah bimbingan Gian Piero Gasperini, memiliki peluang besar untuk meraih tempat di babak playoff knockout. Namun, dengan posisi mereka yang saat ini berada di peringkat kesepuluh, setara dengan Stuttgart, kemenangan menjadi sangat penting agar bisa melompat ke posisi yang lebih tinggi.
Pendukung Roma pasti mengingat bagaimana tim ini meraih enam kemenangan dari delapan pertandingan terakhir mereka di Olimpico, meski hasil imbang sering kali menjadi momok saat bermain di kandang.
Di sisi lain, Stuttgart datang dengan rekor tandang yang kurang meyakinkan di Eropa. Meskipun mereka berhasil menang telak atas Go Ahead Eagles, kekalahan dari Basel dan Fenerbahce menambah catatan buruk mereka.
Namun, dalam kompetisi domestik, Stuttgart tengah menikmati tren positif dengan tiga kemenangan beruntun di laga tandang, yang bisa memberi kepercayaan diri saat menghadapi Roma.
Pertemuan ini menandai pertemuan kompetitif pertama antara AS Roma dan Stuttgart. Sejarah menunjukkan bahwa Roma memiliki kekuatan lebih saat bermain di kandang, sementara Stuttgart sering kali kesulitan saat berlaga di tanah Eropa.
Menariknya, Roma memiliki formasi yang solid dengan pemain kunci seperti Paulo Dybala dan Lorenzo Pellegrini yang diharapkan dapat membuat perbedaan. Kehadiran Evan Ferguson setelah pulih dari cedera juga menjadi kabar baik bagi tim tuan rumah.
Gasperini akan mengandalkan lini serangnya untuk menembus pertahanan Stuttgart yang tampaknya rentan ketika bermain jauh dari Baden-Wurttemberg.
Sementara itu, Stuttgart harus berhati-hati dengan absennya Bilal El Khannouss yang terkena skorsing kartu kuning. Dengan demikian, peran Deniz Undav sebagai penyedia assist dan ancaman utama di Bundesliga menjadi lebih penting.
Pertandingan ini akan menjadi ujian sejati bagi Stuttgart untuk melihat apakah mereka dapat meneruskan tren positif di kompetisi domestik ke panggung Eropa.
Roma diprediksi akan mengakhiri rekor tak terkalahkan Stuttgart dengan kemenangan tipis 2-1. Meskipun Stuttgart menunjukkan kemampuan mencetak gol yang tinggi dalam pertandingan domestik mereka, catatan buruk mereka di laga tandang Eropa bisa menjadi faktor kunci yang menguntungkan Roma. Dengan motivasi untuk memperbaiki catatan di Olimpico, Roma diharapkan mampu mengatasi tantangan dari tim tamu.
Laga ini menjadi penting karena Roma dan Stuttgart saat ini sama-sama mengoleksi 12 poin dan berada di posisi kesembilan serta ke-10 dari total 36 tim peserta.
Roma yang dilatih Gian Piero Gasperini sebenarnya telah hampir memastikan tiket ke babak play-off gugur. Namun, posisi klasemen yang masih terbuka membuat Giallorossi membidik hasil maksimal, terlebih klub-klub di atas mereka juga belum sepenuhnya aman.
Meski tampil sempurna dalam laga tandang fase liga dengan rekor 100 persen kemenangan, Roma justru kurang konsisten di kandang.
Dua kekalahan dari Lille dan Viktoria Plzen membuat perolehan poin mereka tertahan. Kendati demikian, dukungan publik Olimpico tetap menjadi modal, mengingat Roma berhasil memenangi enam dari delapan laga kandang terakhir di semua kompetisi.
Di sisi lain, Stuttgart datang dengan catatan tandang yang kurang meyakinkan di Eropa. Klub Bundesliga itu sempat kalah dari Basel dan Fenerbahce, meski mampu mencuri kemenangan telak 4-0 atas Go Ahead Eagles di Deventer.
Secara keseluruhan, Stuttgart mencatat enam kekalahan dari sepuluh laga tandang terakhir di kompetisi Eropa. Namun secara domestik, anak asuh Sebastian Hoeness sedang berada dalam tren positif. Stuttgart mencatat tiga kemenangan tandang beruntun, termasuk kemenangan besar atas Werder Bremen dan Bayer Leverkusen di Bundesliga, serta melaju di ajang DFB Pokal.
Pertandingan ini juga menjadi pertemuan kompetitif pertama antara Roma dan Suttgart, yang membuat kedua tim diperkirakan bermain hati-hati, namun tetap agresif demi target tiga poin.
Dari sisi tim, Roma dipastikan dapat menurunkan Evan Ferguson yang telah pulih dari cedera. Sebaliknya, Mario Hermoso diprediksi absen hingga satu bulan, sementara Artem Dovbyk, Zeki Celik, dan Pierluigi Gollini masih berada di ruang perawatan. Paulo Dybala dan Lorenzo Pellegrini kembali menjadi tumpuan kreativitas serangan tuan rumah.
Stuttgart tidak dapat memainkan Bilal El Khannouss yang terkena akumulasi kartu kuning. Deniz Undav tetap menjadi ancaman utama berkat performa impresifnya di Bundesliga, meski perannya di Liga Europa lebih dominan sebagai penyedia assist. Beberapa pemain Stuttgart juga masih diragukan tampil akibat cedera.
Dengan motivasi bangkit di kandang dan dukungan suporter, Roma diprediksi mampu mengatasi perlawanan Suttgart, meski pertandingan diperkirakan berjalan ketat hingga menit akhir. Prediksi skor AS Roma 2 – 1 Stuttgart. (bol/riz)
Prediksi Pemain
AS Roma (3-4-2-1) : Mile Svilar; Gianluca Mancini, Evan Ndicka, Daniele Ghilardi; Devyne Rensch, Bryan Christante, Manu Kone, Wesley; Lorenzo Pellegrini, Paulo Dybala; Evan Ferguson. Pelatih : Gian Piero Gasperini.
Stuttgart (4-2-3-1) : Alexander Nubel; Lorenz Assignon, Ramon Hendriks, Jeff Chabot, Maximilian Mittelstadt; Atakan Karazor, Chema Andres; Jamie Leweling, Deniz Undav, Chris Fuhrich; Ermedin Demirovic. Pelatih : Sebastian Hoeneb.



