29 C
Semarang
Rabu, 28 Januari 2026

Komplotan Pengoplos 2.178 Tabung Elpiji Diamankan

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Kasus penyalahgunaan elpiji bersubsidi yang melibatkan empat orang pelaku, berhasil diungkap Direktorat Reskrimsus Polda Jawa Tengah.

Pada kasus tersebut, terbilang berskala besar, dengan mengoplos ribuan tabung gas (5 Kg & 12 Kg) dan merugikan negara hingga Rp10 miliar.

Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Julianto menerangkan, ungkap kasus bermula dari informasi masyarakat adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan elpiji subsidi tersebut.

“Informasi dari masyarakat, langsung kami lakukan penyelidikan yang berhasil mengamankan empat pelaku serta sejumlah barang bukti,” ujarnya, pada giat ungkap kasus di Makoreskrimsus Polda Jateng Banyumanik Semarang, Jumat (23/1).

Lanjutnya, keempat pelaku masing-masing berinisial YK dan PM berperan sebagai penyuntik elpiji, TDS sebagai perekrut sekaligus penyedia tabung gas serta FZ berperan sebagai pemilik gudang dan penyandang dana.

Baca juga:  Tiga Anggota TNI Diperiksa Pembunuhan PNS Bapenda, Jenderal Andika Pantau Penyelidikan

“Salah satu pelaku berinisial FZ, merupakan residivis kasus yang sama,” imbuhnya.

Dalam ungkap kasus tersebut, petugas menyita sebanyak 2.178 tabung gas (1.780 tabung elpiji ukuran tiga kilogram, 220 tabung elpiji 12 kilogram dan puluhan tabung berukuran lain).

“Dari seluruh barang bukti tersebut, kami sita dari tiga lokasi gudang di Kecamatan Banyumanik, Gunungpati dan Ungaran Barat,” tandas Dirreskrimum.

Dijelaskan, terkait modus yang digunakan para pelaku dengan membeli elpiji tiga kilogram dari pangkalan secara eceran, kemudian menyuntikkan isinya ke tabung 12 kilogram.

“Tabung gas yang sudah dioplos tersebut, kemudian dijual ke masyarakat dengan harga lebih murah, namun dengan isi yang tidak sesuai takaran (ukuran tabung),” tutup Kombes Pol DJoko Julianto.

Baca juga:  Remas Bokong Biduan Diancam 9 Tahun Penjara

Pengungkapan kasus tersebut, merupakan komitmen dan upaya kepolisian (Polda Jateng), dalam menjaga ketersediaan bahan pokok dan bahan penunjang lainya, khususnya menjelang bulan Ramadan. (ucl/rit)



TERKINI

Menuju Fase Gugur

Siap Bela Timnas Indonesia

Penyerang Incaran MU

Ada Perubahan di MU Era Carrick

Rekomendasi

...