28 C
Semarang
Jumat, 23 Januari 2026

Karanganyar Bersiap jadi Lumbung Bawang Putih Nasional

JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar semakin optimistis mendukung swasembada pangan di Indonesia dengan menjadikan Bumi Intanpari sebagai salah satu lumbung bawang putih nasional.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, dalam pertemuan dengan Komisi IV DPR RI yang dilaksanakan pada Kamis (22/1) di Balai Benih Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Kunjungan kerja spesifik ini bertujuan memperkuat pengembangan perbenihan hortikultura, termasuk bawang putih.

Adhe Eliana menegaskan bahwa Karanganyar memiliki potensi besar untuk berperan dalam swasembada bawang putih, mengingat wilayahnya memiliki agroklimat serta lahan yang sangat mendukung pengembangan tanaman tersebut. Ia menambahkan, setelah keberhasilan mencapai swasembada beras, Karanganyar kini memiliki modal yang kuat untuk memperluas produksi komoditas hortikultura, khususnya bawang putih.

“Karanganyar telah membuktikan kemampuannya dalam swasembada beras. Hal ini menunjukkan kesiapan petani kami, ketersediaan lahan, serta pendampingan yang baik. Potensi bawang putih juga besar, namun selama ini belum dimaksimalkan karena terbatasnya ketersediaan benih unggul dan kebijakan yang belum sepenuhnya berpihak,” ujar Adhe Eliana.

Baca juga:  Guru Besar Agroteknologi UNS Sebut Buah Sayur Efektif Cegah Covid-19

Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa salah satu kendala terbesar dalam pengembangan bawang putih adalah keterbatasan benih unggul dan ketidakpastian pasar. Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan lebih terhadap perbenihan lokal, tidak hanya dalam bentuk ketersediaan benih unggul, tetapi juga melalui kebijakan harga yang menguntungkan bagi petani.

“Petani akan lebih semangat menanam bawang putih jika mereka mendapatkan benih yang jelas kualitasnya, memiliki produktivitas tinggi, serta jaminan harga yang stabil. Kami yakin, dengan dukungan tersebut, petani di Karanganyar akan siap memperluas area tanam,” tambahnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, mendukung penuh langkah Karanganyar untuk mewujudkan swasembada bawang putih. Ia mengungkapkan bahwa potensi lahan di Indonesia lebih dari cukup untuk menghasilkan bawang putih. Namun, tantangan utama adalah penguatan perbenihan lokal. Menurutnya, dengan kebijakan harga yang tepat dan peningkatan kapasitas perbenihan, swasembada bawang putih bukanlah hal yang mustahil.

Baca juga:  Vaksinasi Dosis Dua untuk Anak Ditarget Selesai Februari

“Jika perbenihan diperkuat dan kebijakan harga diatur dengan baik, kita bisa segera mewujudkan swasembada bawang putih. Dengan penetapan harga minimal seperti pada gabah, petani akan merasa lebih aman dan sejahtera,” ujar Abdul Kharis.

Abdul Kharis juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam pengembangan sektor hortikultura, terutama dalam hal pengelolaan benih dan kualitas tanah. Ia menyarankan agar kebijakan perbenihan hortikultura dapat terintegrasi dengan kebijakan lingkungan, khususnya dalam hal konservasi tanah dan air. (yas/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...