JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, meresmikan langkah strategis pemenuhan air bersih bagi warga Solo melalui Launching Program 4.000 Sambungan Rumah (SR) Perumda Air Minum Toya Wening. Acara tersebut digelar meriah di kawasan Car Free Day (CFD) Perempatan Ngarsopuro, Minggu (25/1) pagi.
Program ini mengusung tagline unik “Pasang Disik, Mbayare Keri” (Pasang Dulu, Bayar Belakangan), yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses air bersih bagi masyarakat tanpa terbebani biaya di awal.
Dalam sambutannya, Astrid Widayani menekankan bahwa air adalah sumber kehidupan yang haknya harus dijamin oleh pemerintah. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada PDAM Toya Wening yang terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik.
“Saya mengapresiasi program-program PDAM yang telah dikembangkan untuk masyarakat. Ini merupakan komitmen nyata bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah yang utama,” tegas Astrid.
Ia berharap melalui tambahan 4.000 sambungan baru ini, kualitas kesehatan dan standar hidup warga Surakarta dapat terus meningkat seiring dengan jaminan mutu air minum yang aman dan berkelanjutan.
Direktur Utama Perumda Air Minum Toya Wening, Agustan, menjelaskan bahwa program ini sengaja dibuat dengan persyaratan yang sangat sederhana agar menjangkau seluruh lapisan warga.
“Bagi warga yang berminat mendaftar, persyaratannya cukup KTP KK surat keterangan RT dan lokasi rumah sudah tersedia jaringan pipa PDAM,” Ungkap Agustan.
Kehadiran program ini juga didukung oleh Consultant Water Ambar Muryati serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Surakarta, Tulus Widajat. Dengan kemudahan birokrasi dan skema pembayaran yang meringankan, Astrid optimistis kepercayaan masyarakat terhadap layanan air perpipaan akan semakin tinggi.
“Dengan peningkatan pelayanan dan jaminan kualitas air minum, kita harap masyarakat semakin yakin beralih ke air perpipaan yang lebih aman,” pungkas Astrid. (dea/rit)




