25 C
Semarang
Rabu, 28 Januari 2026

SPPG Kedungdowo 1 Siap Evaluasi Menu MBG

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pengelola Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kedungdowo 1, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Nanik Faizah, memberikan klarifikasi terkait inovasi menu makan bergizi gratis ala ‘Western Food’, yang sempat memicu beragam reaksi dari wali murid.

Meski sebenarnya, menu yang didistribukan pada Senin (26/1) kemarin, secara hitungan gizi sudah dinyatakan sesuai oleh Satuan Pelayanan Gizi Indonesia (SPPI) dan Badan Gizi Nasional. Pihaknya mengakui adanya ketidakcocokan selera pada menu tertentu.

‘’Kami ingin memberikan inovasi menu ala Western Food, namun ternyata kurang berkenan,’’ ungkapnya, saat ditemui, Selasa (27/1).

Terkait pemilihan menu, Nanik menjelaskan, bahwa awalnya tim chef dan ahli gizi ingin menghadirkan variasi menu, agar siswa tidak bosan dengan menu nasi. Mereka menyajikan potato wedges dengan lele fillet ala western food. Namun, tampilan menu tersebut di dalam wadah memang terlihat lebih sedikit karena karakteristik makanannya yang ramping, meski secara nutrisi tetap terpenuhi.

Baca juga:  Hipertensi dan Penyakit Kulit Dominasi Keluhan Pengungsi Banjir Kudus

‘’Tampilan potato wedges memang tidak bisa memenuhi satu ompreng seperti nasi. Lele fillet yang digunakan juga terlihat ramping, namun kandungan gizinya setara dengan menu sebelumnya,’’ ujarnya.

Nanik menegaskan, bahwa porsi dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk siswa TK hingga kelas 3 SD, porsi kecil memiliki kandungan gizi terdiri energi 558,31 kkal, Karbohidrat 44,44 gram, Protein 16,59 gram, dan Lemak 39,13 gram. Sedang untuk kelas 4 SD hingga SMP (porsi besar), terdri Energi 639,16 kkal, Karbohidrat 51 gram, Protein 20,34 gram dan Lemak 41,34 gram.

‘’Sebagai contoh, menu pada 27 Januari 2026 berupa Spageti Chicken Bolognese, tumis mix vegetable, semangka, dan kacang polong memiliki energi 502,43 kkal dengan protein 12,9 gram,’’ ungkapnya.

Saat ini, SPPG Kedungdowo 1 melayani total 1.529 penerima manfaat, yang terdiri dari 676 siswa di 5 SD/MI, serta sisanya dari jenjang TK dan Pondok Pesantren. Program ini baru berjalan satu minggu sejak penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan penerima manfaat.

Baca juga:  Pemkab Kudus Jamin Anggaran Tunjangan Guru Swasta 2021 Aman

‘’Kedepan, kami sangat terbuka terhadap masukan. Kami siap membenahi menu agar lebih sesuai dengan selera penerima manfaat, tanpa mengesampingkan standar gizi. Jika ada permintaan khusus, kami juga siap menyesuaikan,’’ pungkasnya.

Sebelumnya, Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima oleh siswa SD 1 Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Senin (26/1/2026) menuai banyak kritik. Menyusul porsi makanan dinilai sangat irit dan varian menunya kurang menggugah selera anak.

Diketahui, berdasarkan foto kiriman wali murid, menu MBG yang didistribusikan dari SPPG 1 Kedungdowo kepada penerima manfaat tersebut, yakni empat potong kentang, ikan lele filet, saus, kacang kedelai dan buah melon. (han/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...