JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Polres Sukoharjo mulai mematangkan kesiapan personel melalui Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Candi 2026.
Kegiatan yang digelar di Aula Rupatama R. Koesnadi pada Kamis (29/1) ini menjadi langkah awal sebelum operasi resmi dilaksanakan pada 2–15 Februari mendatang.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa fokus utama operasi kali ini adalah menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sukoharjo.
“Angka kecelakaan di Sukoharjo cenderung meningkat. Melalui operasi ini, kami berharap dapat menekan angka laka lantas, bahkan mengarah pada zero fatalitas (nol kematian),” tegas AKBP Anggaito di depan 40 personel gabungan.
Operasi Keselamatan Candi 2026 akan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif masing-masing sebesar 40 persen, serta 20 persen langkah represif atau penegakan hukum.
Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Doohan Octa Prasetya, menjelaskan bahwa dalam hal penindakan, pihaknya akan mengandalkan teknologi. Sebanyak 95 persen penindakan dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik.
“Tilang manual akan dibatasi dengan pertimbangan tertentu dan tetap dilaksanakan secara profesional serta humanis. Fokus kami bukan sekadar menindak, tapi membangun budaya tertib berlalu lintas,” ujar AKP Doohan.
Selain penindakan, Sat Intelkam Polres Sukoharjo juga telah memetakan sejumlah ruas jalan yang masuk kategori rawan kecelakaan, pelanggaran, dan kemacetan. Pemetaan ini dilakukan untuk mengantisipasi ambang gangguan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Operasi Ketupat Candi 2026 nanti.
Kabag Ops Polres Sukoharjo, Kompol Yulianto, menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat guna memastikan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tetap kondusif.
Dengan persiapan matang melalui Latpraops ini, Polres Sukoharjo optimis seluruh personel di lapangan memiliki kesamaan visi dan cara bertindak sehingga pelaksanaan operasi berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan. (dea/rit)




