27 C
Semarang
Jumat, 30 Januari 2026

Ketua Satgas MBG Kudus Ambil Sikap Tegas, Bellinda: Semua Dapur Harus Seragam !

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Wakil Bupati Kudus sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Bellinda Birton, menggelar rapat evaluasi bersama jajaran Forkopimda dan seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) se-Kabupaten Kudus, di Aula Makodim 0722/Kudus, Jumat pagi (30/1).

Pertemuan ini menjadi tindak lanjut serius atas insiden dugaan keracunan makanan yang sempat viral dan menjadi perhatian nasional. Bellinda mengungkapkan bahwa hingga Jumat (30/1) pagi, masih terdapat 47 penerima manfaat yang masih menjalani rawat inap, namun dipastikan kondisi mereka telah membaik.

‘’Pagi ini kita evaluasi total agar kejadian serupa tidak terulang. Ke depan, kita akan menyeragamkan komunikasi menu antar-dapur (SPPG). Higienitas, ketepatan waktu memasak, hingga proses distribusi akan kami tekan lagi pengawasannya,’’ tegas Bellinda.

Ia juga mewajibkan setiap dapur SPPG untuk mendokumentasikan video menu harian serta produk tambahan seperti susu dan roti. Langkah ini diambil guna menjawab komplain masyarakat mengenai adanya perbedaan antara unggahan media sosial dengan realita di lapangan.

Baca juga:  Pemohon SKCK di Polres Kudus Ditraktir Makan Bakso Gratis

‘’Soal sanksi kelalaian, kami masih menunggu hasil resmi pemeriksaan laboratorium,’’ tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kudus, Masan, menekankan pentingnya sinkronisasi jadwal antara jam masak di dapur dan jam makan di sekolah. Menyusul makanan memiliki masa kadaluwarsa. Sesuai standar Dinas Kesehatan Kudus (DKK), batas maksimal konsumsi adalah 4 jam setelah matang.

‘’Koordinasi ini krusial agar makanan tidak dikonsumsi saat sudah tidak layak, yang berpotensi menyebabkan keracunan,’’ jelas Masan.

Dandim 0722/Kudus, Letkol Arh Yusufa Allan Andriasie, menyatakan keprihatinannya dan berkomitmen penuh untuk mengawal penyelesaian masalah ini. Ia menegaskan bahwa Kodim Kudus akan terus bersinergi dengan Forkopimda dan Satgas SPPG untuk memastikan program MBG berjalan aman dan tepat sasaran di masa mendatang.

Baca juga:  Sam’ani Sambangi Kementerian PU dan BNPB, Percepat Penanganan Pascabencana

‘’Kami bersama forkopimda berupaya kejadian kemarin (dugaan keracunan) tidak terjadi lagi dimasa mandating,’’ tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 121 siswa SMA 2 Kudus diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang didistribusikan SPPG Purwosari 1 Kecamatan Kota, Kudus, Rabu (28/1) siang.

Diketahui, mereka diduga mengalami keracunan menu MBG dari SPPG Purwosari 1, berupa nasi putih, soto ayam suwir, tempe goreng, toge, buah kelengkeng. Menu tersebut didistribusikan pada Rabu, 28 Januari 2026. Namun, sehari setelahnya mengeluh mual hingga diare dan dilarikan ke rumah sakit sejak Kamis (29/1/2026) pagi. (han/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...