30.2 C
Semarang
Jumat, 15 Mei 2026

Operasi Candi 2026, Waka Polrestabes Semarang Imbau Personil Kedepankan Tindakan Humanis




JATENGPOS.CO.ID, ​SEMARANG – Polrestabes Semarang menggelar apel Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 yang dilaksanakan di halaman Mapolrestabes Semarang, Senin (2/2/2026).

Apel gelar pasusakan dipimpin langsung oleh Waka Polrestabes Semarang Kombes Pol Wiwit Ari Wibisono dan diikuti oleh seluruh jajaran (pasukam gabungan), pihak terkait, serta mitra Satlantas Polrestabes Semarang.

Kombes Pol Wiwit Ari Wibisono menegaskan, bahwa Operasi Candi 2026 digelar guna mengamankan ketertiban berlalulintas menjelang datangnya bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

“Operasi Candi 2026 ini, kami gelar selama 14 hari terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Dalam kegiatan tersebut, kepolisian tetap mengedepankan pelayanan humanis untuk masyarakat pengguna jalan, serta memberi rasa nyaman dalam gangguan kamtibmas yang terjadi dilingkungan masyarakat,” terangnya, usai mengecek kesiapan seluruh personil.

Baca juga:  200 Anak Yatim-Dhuafa Terima Santunan PTPN I di Kampoeng Kopi Banaran

Selain itu, dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, juga mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara represif terhadap pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan.

“Penindakan akan difokuskan pada penggunaan teknologi ETLE maupun teguran langsung terhadap masyarakat yang didapati melanggar Lalulintas,” tandasnya.

Lanjut Waka Polrestabes, bahwa diera digital saat ini, Polantas harus siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap mengedepankan pendekatan yang Presisi.

“Apel gelar pasukan ini penting dilakukan, guna mengecek kesiapan seluruh personel yang terlibat. Selain itu sarana dan prasarana penunjang, juga pastikan bisa berjalan maksimal selama giat operasi berlangsung,” jelasnya.

Adapun sasaran prioritas pada pelaksanan Operasi Candi 2026 meliputi, balap liar, pelanggaran penggunaan knalpot brong, mengendarai motor tanpa atribut keselamatan di jalan, melawan arus hingga penggunaan ponsel saat berkendara, serta teguran terhadap pengguna motor dibawah umur.

Baca juga:  Menduga Disantet, Nekat Bunuh Balita

Ditempat yang sama, Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi menegaskan, seluruh personil untuk tetap menjaga etika dalam bertugas.

“Kepolisian tetap mengedepankan pelayanan masyarakat dengan cara yang humanis dan beretika dalam pelaksanaan Ops Candi 2026,” tandasnya.

Kasatlantas, juga menegaskan, bahwa
​Operasi Keselamatan Candi 2026 tersebut, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman.

“Kerjasama antara petugas dilapangan yang didukung kepatuhan masyarakat, merupakan bagian utama dari keberhasilan pelaksanan giat Operasi Candi 2026 ini,” pungkas AKBP Yunaldi. (ucl)




TERKINI




Rekomendasi

...