26 C
Semarang
Selasa, 3 Februari 2026

Harmoni Kuda Api Grebeg Sudiro Libatkan Seniman Sebelas Negara

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Perhelatan budaya lintas etnis, Grebeg Sudiro, dalam suasana Imlek kembali menyapa Kota Solo dengan kemasan yang lebih megah tahun ini.

Mengusung tema “Heritage in Harmony”, gelaran ini menjadi fenomena unik karena menjadi satu-satunya event tingkat kelurahan di Indonesia yang berhasil menembus jajaran Kharisma Event Nusantara (KEN) selama tiga tahun berturut-turut.

Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2026, Arsa, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini sekaligus merayakan pencapaian Grebeg Sudiro sebagai Top 10 Event Wisata Provinsi Jawa Tengah. Mengacu pada shio tahun ini, panitia menghadirkan inovasi bertajuk “Kuda Api”.

“Akan ada 5.000 lampion hias yang menerangi kawasan Pasar Gede hingga aliran sungai, serta pembagian 5.000 kue keranjang sebagai simbol kerukunan,” ujar Arsa dalam jumpa pers di Kantor Kelurahan Sudiroprajan, Solo, Selasa (3/2).

Baca juga:  Perkuat Sistem Keamanan, Siskamling di Karanganyar Kembali Diaktifkan

Puncak acara Kirab Budaya yang dijadwalkan pada Minggu (15/2) dipastikan akan berskala internasional. Bekerja sama dengan ISI Surakarta, karnaval ini akan melibatkan delegasi seni dari 11 negara, yakni Thailand, Timor Leste, Jepang, Malawi, Kazakhstan, India, Tanzania, Nigeria, Pakistan dan Sudan. Kemeriahan tersebut akan ditutup dengan pementasan kolosal Sendratari ‘Sudiroprajan Ngumandang’.

Selain kirab, masyarakat dapat menikmati Wisata Perahu Hias di Kali Pepe mulai 6-21 Februari dengan tarif Rp10 ribu. Sementara itu, Bazar UMKM dan pertunjukan seni akan dipusatkan di halaman Balai Kota Solo pada 10-16 Februari mendatang.

Arsa menambahkan tahun ini ia menargetkan perputaran uang tahun ini melampaui capaian tahun lalu.

“Tahun 2025, perputaran uang mencapai Rp825 juta per hari. Untuk tahun 2026, kami menargetkan bisa menyentuh angka Rp1 miliar per hari. Grebeg Sudiro terbukti menjadi motor penggerak ekonomi dan wisata budaya yang luar biasa,” tutur Arsa.

Baca juga:  Pekerja SPBU Percaya Diri Usai Vaksin di Polres Karanganyar

Lurah Sudiroprajan, Gustius Deni Kristiawan, menyatakan kebanggaannya atas konsistensi event ini dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Yang membanggakan Grebeg Sudiro masuk dalam agenda wisata budaya kelas nasional masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) artinya event tingkat kelurahan yang diperhitungkan tingkat nasional. Dan kami pemerintah kelurahan Sudiroprajan terus mendukung,” ungkap deni.

Rangkaian acara akan dibuka dengan ritual Umbul Mantram yang rencananya dihadiri pejabat kementerian serta Pemprov Jateng pada sore hari pukul 18.00 WIB, diawali dengan kirab gunungan, doa bersama, hingga tradisi kembul bujono. (dea/rit)



TERKINI

Angkutan Barang KAI Daop 4 Semarang Tumbuh 11%

Rekomendasi

...