JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Misteri penyebab keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SMA Negeri 2 Kudus (sering disebut SMAN 2 Purwosari karena lokasinya) akhirnya menemui titik terang. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus secara resmi mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan bakteriologi telah keluar per 4 Februari 2026.
Sekretaris DKK Kudus, Nuryanto, menyatakan bahwa berdasarkan pengujian sampel makanan di laboratorium, ditemukan adanya kontaminasi bakteri E. coli. Bakteri tersebut terdeteksi pada komponen kuah soto dan sambal yang menjadi bagian dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi para siswa.
“Hasil pemeriksaan laboratorium per tanggal 4 Februari kemarin menunjukkan positif bakteri E. coli pada sampel makanan yang kami uji,” ujar Nuryanto, saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026).
Terkait langkah selanjutnya bagi penyedia jasa atau pihak sekolah, pihaknya menegaskan bahwa penanganan teknis dan sanksi bukan lagi ranah pemerintah daerah atau DKK Kudus. Nuryanto menyebutkan bahwa seluruh tindak lanjut dan kebijakan operasional pasca-insiden ini merupakan otoritas penuh dari Badan Gizi Nasional (BGN) selaku penyelenggara program.
“Tindak lanjutnya sepenuhnya otoritas Dari BGN,” tegasnya.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatat ratusan siswa SMAN 2 Kudus diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang didistribusikan SPPG Purwosari 1 Kecamatan Kota, Kudus, Rabu (28/1/2026) siang.
Diketahui, mereka diduga mengalami keracunan menu MBG dari SPPG Purwosari 1, berupa nasi putih, soto ayam suwir, tempe goreng, toge, buah kelengkeng. Menu tersebut didistribusikan pada Rabu, 28 Januari 2026.
Namun, sehari setelahnya mengeluh mual hingga diare dan dilarikan ke rumah sakit sejak Kamis (29/1/2026) pagi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Kamis (29/1/2026) per pukul 17.00 WIB, siswa yang diduga keracunan dan dirujuk ke sejumlah rumah sakit sebanyak 121 orang.
Data tersebut terus bertambah, hingga Senin (2/2/2026) siang tercatat siswa yang dirujuk sebanyak 135 orang. Baik di RSUD Kudus, RS Mardi Rahayu, RSI Sunan Kudus, RS Sarkies Aisyiyah, RS Aisyiyah, RS Kumala Siwi, RS Kartika Husada dan RS Nurussyifa. (han/rit)






