27 C
Semarang
Senin, 9 Februari 2026

Aliansi Mahasiswa Demo Satu Tahun Kepemimpinan Robby- Nina

JATENGPOS.CO.ID,  SALATIGA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Salatiga berunjukrasa di depan Kantor Pemerintah Kota Salatiga,, Senin (9/2/2026) siang. Mereka menuntut beberapa hal selama satu tahun kepemimpinan Wali Kota Salatiga Robby Hernawan dan Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin.

Para mahasiswa sempat membakar ban bekas di depan pintu gerbang balaikota sebagai bentuk protes dan juga membawa sejumlah spanduk. Di antaranya, stop main raja-rajaan, proyek pembangunan Taman Wisata Religi, persoalan sampah, dan juga gaji guru non ASN yang sebelumnya tidak cair pada tahun ini.

Koordinator aksi, Saiful Anwar mengatakan, aksi demontrasi tersebut dilakukan setelah satu tahun kepemimpinan Robby-Nina di Salatiga. Pihaknya menilai, banyak persoalan yang tidak terselesaikan dalam waktu satu tahun tersebut. Salah satunya yang menjadi sorotan adalah pola komunikasi Wali Kota Salatiga yang menurutnya masih kurang baik.

Baca juga:  Tertib Administrasi Zakat, 9 Masjid Terima Penghargaan BAZNAS Surakarta

“Melalui hak interpelasi, dari fraksi Partai Gerindra sudah memohon untuk memberikan waktu untuk memperbaiki pola kepemimpinan Wali Kota Salatiga ini, untuk memperbaiki pola komunikasi antar instansi, tapi seperti yang kita rasakan bersama, tidak ada perubahan. Tidak ada kemauan untuk berubah, dari Wali Kota sendiri yang hanya mementingkan ego pribadi,” ungkap Saiful usai aksi, Senin (9/2/2026) siang.

Dia mencontohkan, kebijakan sewa mobil listrik untuk kendaraan dinas Wali Kota dan wakil Wali Kota yang nilainya sekitar Rp 800 juta per tahun. Hal tersebut bertentangan dengan yang disampaikan Robby saat awal menjabat sebagai Wali Kota. Robby menyebut, bahwa tidak akan menggunakan kendaraan dinas dan memilih menggunakan kendaraan pribadi.

“Tapi saat ini kita ketahui, bahwasanya Wali Kota menganggarkan sewa kendaraan dinas sejumlah Rp 815.000.000 per tahun. Jadi itu sangat bertolak belakang dan tidak ada perubahan kepemimpinan yang kita rasakan sampai saat ini,” jelasnya.

Baca juga:  Tinjau SPPG Kebon Gunung Loano, Legislator Apresiasi Profesionalisme Pengelolaan

Selain itu, aliansi mahasiswa juga menyoroti terkait dana insentif guru non-ASN di Salatiga yang tahun ini tidak cair. Namun informasi terakhir, respon dari Pemkot hanya berupa penjelasan yang terkesan normatif saja.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menemui mahasiswa secara langsung. Robby mengaku, mendengarkan masukan dan keluhan yang disampaikan oleh eleman mahasiswa.

“Apapun yang kita lakukan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota dan seluruh OPD adalah untuk kepentingan rakyat,” tandas Robby di hadapan para mahasiswa.

Dia mendorong adanya komunikasi yang lebih mendalam antara Pemkot Salatiga dengan elemen mahasiswa. ” Kami selalu terbuka untuk berdialog untuk kepentingan masyarakat Kota Salatiga,” pungkasnya.( deb)



TERKINI

Rekomendasi

...