JATENGPOS.CO.ID, SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta meneguhkan komitmen kemanusiaannya dengan menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Jumat (6/2). Bantuan ini merupakan bagian dari program UNS Peduli untuk memulihkan layanan kesehatan pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan wilayah tersebut.
Ambulans hibah ini dialokasikan khusus bagi Puskesmas Langkahan, mengingat armada sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat terendam banjir. Kehadiran fasilitas medis ini diharapkan mampu mempercepat mobilitas tenaga kesehatan dan penanganan pasien di wilayah terdampak.
Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana internal sebagai wujud empati civitas akademika. Sejak Desember lalu, UNS tercatat telah menerjunkan 13 tim medis dan bantuan logistik ke berbagai titik bencana.
“Kami memiliki Badan Koordinasi Penanggulangan Bencana yang fokus pada tanggap darurat dan pemulihan. Bantuan ambulans ini mungkin tidak besar, namun kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara di Aceh Utara dan mengoptimalkan kembali layanan kegawatdaruratan,” ujar Prof. Hartono.
Penyerahan bantuan ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan Universitas Malikussaleh (Unimal) yang mendampingi pelaksanaan tugas kemanusiaan di lapangan. Prof. Hartono berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini dapat terus berlanjut di masa depan.
Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat krusial bagi masyarakat, terutama di wilayah pedalaman yang membutuhkan akses cepat ke fasilitas medis.
“Ambulans operasional kami sebelumnya rusak total karena banjir. Hibah dari UNS ini sangat mendukung kelancaran pelayanan kesehatan, khususnya di Langkahan agar respons terhadap kondisi darurat kembali efektif,” ungkap Ismail.
Ambulans bertuliskan “Hibah UNS Peduli” tersebut kini resmi beroperasi, menjadi simbol solidaritas lintas pulau dalam mempercepat pemulihan layanan dasar masyarakat Aceh Utara. (dea)






