JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Bank Indonesia bersama perbankan di wilayah Jawa Tengah menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp26,32 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Dana tersebut dialokasikan untuk kebutuhan perbankan, penarikan tunai melalui ATM, serta layanan penukaran uang.
Layanan penukaran dibuka di 251 titik yang tersebar di wilayah kerja Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Purwokerto, Tegal, dan Solo. Masyarakat juga didorong memanfaatkan transaksi pembayaran digital seperti mobile banking, internet banking, dan QRIS guna menunjang berbagai kebutuhan pembayaran.
Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, mengapresiasi dukungan perbankan dan seluruh mitra dalam pelaksanaan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.
“Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjalin erat guna memastikan distribusi uang berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Penukaran uang dapat dilakukan di loket bank umum dan lokasi strategis pada 18 Februari hingga 13 Maret 2026. Namun, masyarakat wajib melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi berbasis web PINTAR yang dapat diakses di pintar.bi.go.id.
Pemesanan periode pertama untuk wilayah Pulau Jawa dibuka mulai 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB hingga kuota terpenuhi, sedangkan periode kedua dijadwalkan pada minggu keempat Februari. Setiap paket penukaran bernilai Rp5,3 juta dengan rincian pecahan mulai dari Rp50.000 hingga Rp1.000.
BI menilai penggunaan PINTAR dapat mengurangi kepadatan antrean serta meningkatkan efisiensi distribusi uang agar lebih merata. Informasi lanjutan mengenai SERAMBI 2026 juga tersedia melalui kanal media sosial Kantor Perwakilan BI di Jawa Tengah.
Bank Indonesia turut mengajak masyarakat semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dengan mengenali keaslian uang melalui metode 3D—dilihat, diraba, dan diterawang—serta merawat uang menggunakan prinsip 5J, seperti tidak dilipat atau dicoret.
“Melalui tema ‘Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah’, kami menghimbau masyarakat berperan aktif menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara sekaligus mendukung stabilitas dan perekonomian nasional,” tandasnya.(aln)






