28 C
Semarang
Rabu, 18 Februari 2026

Sambut Ramadhan Wabin dan Pegawai Rutan Bersih- Bersih Makam dan Masjid

JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA— Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, para warga binaan ( Wabin) bersama pegawai Rumah Tahanan ( Rutan) Kelas II B Salatiga dan mahasiswa magang UKSW melakukan bersih- bersih makam Cungkup, yang lokasinya tidak jauh dari Rutan, Rabu ( 18/2/2026). Selain membersihkan makam, mereka juga kerja bhakti membersihkan Masjid Al Manaar, Perhutani Salatiga.

Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto, mengatakan, kegiatan ini dari bagian pembinaan sekaligus program keagamaan menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan ini melibatkan warga binaan yang telah memenuhi syarat asimilasi. “ Kita melaksanakan kegiatan kerja bakti bersih-bersih makam dan dilanjutkan dengan masjid dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan,” ujar Anton, Rabu ( 18/2/2026).

Baca juga:  BNNP Jateng - Kodam IV Diponegoro Perkuat Sinergitas Lawan Narkoba

Menurut Anton, pelibatan warga binaan bertujuan memberi kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan sosial agar masyarakat melihat mereka tidak hanya menjalani pidana, tetapi juga mampu berkontribusi positif. ” Kami melibatkan warga binaan yang sudah memenuhi syarat asimilasi, sehingga dapat memberikan kontribusi ke masyarakat. Nanti setelah menjalani masa tahanan bisa kembali membaur dengan masyarakat, menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya.

Dijelaskannya, saat ini jumlah warga binaan tercatat 189 orang, dan untuk mengikuti program asimilasi mereka minimal telah menjalani setengah masa pidana serta memenuhi syarat seperti berkelakuan baik, lolos asesmen, dan memiliki penjamin.

Anton menambahkan, asimilasi merupakan tahap adaptasi sebelum warga binaan kembali ke masyarakat. Dengan pengawalan petugas, mereka diharapkan terbiasa dengan situasi di luar lingkungan rutan.

Baca juga:  Gesit di Perairan, Ditpolairud Polda Jateng Manfaatkan Empat RIB

Selama Ramadan, pihak rutan juga menyiapkan kegiatan keagamaan rutin seperti pengajian harian, salat tarawih berjamaah, hingga tadarus Al-Qur’an pada malam hari.

Salah satu warga binaan peserta kerja bakti, Enggar Yuda, mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan yang sangat positif ini. “Senang bisa ikut bantu,” katanya singkat, seraya menambahkan suasana di luar rutan terasa berbeda dan lebih bebas dibandingkan di dalam.(deb)



TERKINI

Rekomendasi

...