26 C
Semarang
Kamis, 19 Februari 2026

Menilik Inovasi Menu Baru di Pijar Park, Seduh Kopi Muria dari Panasnya Pasir Ala Turki

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Masyarakat Kudus kini tak perlu terbang ke Timur Tengah, untuk mencicipi keunikan Kopi Turki. Sensasi kopi yang diseduh di atas pasir panas tersebut kini resmi hadir di Pijar Park turut Desa Kajar, Kecamatan Dawe. Inovasi ini menjadi daya tarik baru bagi wisatawan, yang ingin menghangatkan diri di tengah sejuknya udara pegunungan Muria.

Metode seduh ini menggunakan media pasir panas yang diletakkan di atas meja bar khusus. Seorang barista tampak cekatan memutar Cezve atau Ibrik-teko tembaga bergagang panjang di atas pasir dengan gerakan berlawanan arah jarum jam. Proses pendidihan dilakukan sebanyak tiga kali untuk memastikan aroma dan rasa kopi terekstraksi secara maksimal.

CEO Pijar Coffee and Eatery, Pujiharto, mengungkapkan bahwa ide ini muncul setelah dirinya melakukan perjalanan ke Libya, Afrika Utara. Di sana, dia melihat metode seduh tertua di dunia ini sangat populer di sana,’’Akhirnya saya bawa teknik ini ke Kudus untuk diaplikasikan pada Kopi Muria,’’ ujar pria yang akrab disapa Pak To, Minggu (15/2).

Baca juga:  Bakso Manja Semarang, Unik Penuh Cita Rasa

Menurut Pak To, suhu panas dari pasir membuat kopi yang dihasilkan jauh lebih kental, pekat, dan panasnya bertahan lama. Untuk menjaga kualitas, tungku api harus terus menyala agar suhu pasir tetap stabil.

Saat ini, tersedia tiga varian rasa utama, yakni Kopi Turki Original, Rempah, dan Kopi Santan dengan harga terjangkau berkisar Rp 7.000 hingga Rp 10.000 per cangkir. Meski baru tahap awal, antusiasme pengunjung tergolong tinggi. Dalam sehari, kedai ini mampu menyajikan 100 hingga 150 cangkir.

‘’Pengunjung banyak yang penasaran karena prosesnya unik dan aromanya sangat kuat,’’ tambahnya.

Kehadiran teknik seduh tradisional Timur Tengah ini diharapkan mampu memperkaya khazanah kuliner di kawasan wisata Desa Kajar, dan semakin mengangkat pamor Kopi Muria ke tingkat yang lebih luas.

Baca juga:  Don Don Resto Padukan Kulinari Hiburan

‘’Kami harapkan adanya menu ‘Kopi Turki’ ini, bisa memperluas pasa Kopi Muria,’’ ujarnya.

Salah satu pengunjung, Jhany Feronica Ardina (23), mengaku terkesan dengan cita rasa yang dihasilkan. ’’Rasanya lebih strong dan pahitnya pas. Aroma kopinya keluar maksimal saat baru diangkat dari pasir,’’ tuturnya. (han/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...