28 C
Semarang
Jumat, 20 Februari 2026

Bupati Sam’ani Pimpin Korve Pasca Tradisi Dandangan

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pasca Tradisi Dandangan 2026, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, pimpin kegiatan korve atau kerja bakti massal sesuai instruksi Presiden Prabowo Subiyanto, di sepanjang Jalan Sunan Kudus, Jumat (20/2/2026) pagi.

Korve kali ini difokuskan pada pembersihan sisa tumpahan minyak, dan sampah guna memastikan ruang publik kembali bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut melibatkan 150 personel gabungan, baik dari TNI, Polri, OPD dan relawan. Pembersihan didukung tiga unit mobil pemadam kebakaran, dua unit dari BPBD, serta satu unit dari Satpol PP untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Bupati Sam’ani menegaskan, bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama, terlebih memasuki bulan Ramadan di mana aktivitas masyarakat meningkat,’’Kami memastikan pembersihan berjalan optimal, terutama pada bekas tumpahan minyak dan sampah agar tidak membahayakan pengguna jalan. Pasca kegiatan besar seperti Dandangan, kita pastikan lingkungan kembali nyaman untuk masyarakat,’’ tegasnya.

Baca juga:  Tingkatkan Minat Baca, Arpusda Kudus Buka Hingga Malam

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan pesan menjelang bulan Ramadan serta pentingnya menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan. Mari saling menghormati dan menjaga toleransi. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar ibadah dapat berlangsung dengan khusyuk dan nyaman,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan menyampaikan bahwa jajaran kepolisian siap bersinergi dalam setiap kegiatan yang mendukung kepentingan masyarakat.

“Kegiatan ini kami mulai pagi hari, Polri bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait turun ke lapangan. Kalau semula bersih, harus kembali bersih. Ita bersama bahu membahu,” ujar AKP Subkhan.

Baca juga:  Ribuan Warga Pati Gelar Aksi Damai, Kirim Surat untuk KPK

Kapolsek Kota juga berpesan agar menjaga lingkungannya masing-masing, baik harta benda maupun mengawasi anak-anaknya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan. Saat melaksanakan tarawih, pastikan pintu rumah terkunci dan kompor sudah dimatikan. Orang tua juga diharapkan mengawasi anak-anak agar tidak melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan budaya Islami, seperti perang air maupun perang sarung,” ujar AKP Subkhan.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, kawasan pusat kota diharapkan kembali bersih, aman, dan nyaman, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik. (mas/han/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...