31 C
Semarang
Kamis, 26 Februari 2026

KAI Daop 4 Larang Ngabuburit di Jalur KA

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG-  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang melarang masyarakat melakukan aktivitas ngabuburit di jalur kereta api selama Ramadan. Langkah ini ditegaskan demi menjaga keselamatan warga dan perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, masih ditemukan masyarakat berkumpul dan bermain di sekitar rel saat sahur maupun menjelang berbuka.

“KAI dengan tegas melarang masyarakat berada di jalur kereta api untuk aktivitas apa pun selain kepentingan operasional kereta api,” ujarnya.

Ia menegaskan, larangan tersebut sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 181 Ayat (1). Pelanggaran dapat dikenai sanksi pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp15 juta sebagaimana diatur dalam Pasal 199.

Baca juga:  Mazda Perkenalkan 2 Varian Baru

Menurutnya, peningkatan frekuensi perjalanan kereta api menjelang angkutan Lebaran membuat potensi risiko semakin tinggi. Masyarakat kerap tidak menyadari berada di area terlarang saat bersantai di sekitar rel.

Luqman menjelaskan, KAI juga meningkatkan patroli keamanan dan menambah personel di titik rawan. Pengamanan diperkuat di perlintasan sebidang tidak terjaga dengan lalu lintas kendaraan tinggi.

“KAI bekerja sama dengan aparat setempat untuk meningkatkan pengamanan di daerah rawan gangguan kamtib,” jelasnya.

Hingga 26 Februari 2026, di wilayah Daop 4 Semarang tercatat 10 kecelakaan di jalur KA dan perlintasan sebidang. Peristiwa itu menyebabkan 16 orang meninggal dunia, satu luka berat, dan satu luka ringan.

Sepanjang 2025, tercatat 61 kecelakaan di jalur KA dan perlintasan sebidang. Sebanyak 52 orang meninggal dunia, empat luka berat, dan 11 luka ringan.

Baca juga:  EVDS Jadi Solusi PLN untuk Kendaraan Listrik

Sebagai langkah pencegahan, KAI Daop 4 Semarang telah melakukan 37 kali sosialisasi di perlintasan sebidang dan empat kali di sekolah hingga Februari 2026. Edukasi melibatkan TNI, Polri, railfans, dan unsur kewilayahan guna meningkatkan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan prioritas perjalanan kereta api.

“Kami berharap tercipta lingkungan perkeretaapian yang aman, tertib, dan nyaman, terutama selama Ramadan dan menjelang Lebaran,” tandasnya.(aln)



TERKINI

Rekomendasi

...