JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus resmi menambah kuota mudik gratis Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M secara signifikan. Sebanyak 14 armada bus disiapkan untuk mengantar warga pulang ke kampung halaman hingga kembali lagi ke perantauan di wilayah Jabodetabek.
Peningkatan ini menjadi sejarah baru. Jika tahun lalu Pemkab hanya menyediakan dua bus, tahun ini jumlahnya melonjak berkat kolaborasi apik bersama berbagai stakeholder di Kota Kretek. Rinciannya, 12 bus dialokasikan untuk arus mudik dan 2 bus rencana khusus untuk arus balik. fasilitas yang sebelumnya tidak tersedia dari anggaran daerah.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menegaskan bahwa penambahan armada ini adalah bentuk kepedulian nyata bagi para pekerja informal seperti buruh dan tukang ojek yang ingin berlebaran di rumah.
‘’Kami menggandeng perusahaan-perusahaan dan Baznas. Mudik gratis ini sangat membantu warga di tengah lonjakan harga tiket yang biasanya mencekik menjelang hari raya,” ujar Sam’ani, baru-baru ini.
Sementara Kepala Dishub Kudus, Mundir menjelaskan, meski pendaftaran dibuka hingga 5 Maret 2026, antusiasme warga Kudus di perantauan rupanya sangat luar biasa. Berdasarkan data yang diterima, kuota yang disediakan telah ludes diserbu peserta sejak 22 Februari lalu.
‘’Pendaftaran difasilitasi FKMK (Forum Komunikasi Masyarakat Kudus) di Jakarta. Sudah penuh,’’ tegasnya.
Pihaknya merincikan, 12 unit bus untuk mudik lebaran itu, disediakan Pemkab Kudus sebanyak 3 unit, PT Sukun Wartono Indonesia (5 bus), PT Nojorono (2 bus), dan Baznas Kudus (2 bus).
‘’Untuk Arus Balik rencana dua unit bus difasilitasi oleh PT Djarum,’’ jelasnya.
Sedang untuk jadwal keberangkatan, kata Dia, titik pemberangkatan akan dipusatkan di Halaman Gedung Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta, dalam dua tahap. Hari pertama pada Minggu, 15 Maret 2026 sebanyak 5 bus dengan total penumpang sekitar 175 orang dan diberangkatkan pukul 10.00 WIB.
‘’Hari kedua, Senin, 16 Maret 2026 sebanyak 7 bus dengan jumlah penumpang sekitar 350 orang dan berangkat pukul 10.00 WIB,’’ paparnya.
Guna menjamin kenyamanan, Pemkab Kudus memastikan seluruh peserta akan mendapatkan bekal makanan untuk takjil dan berbuka puasa di rest area. Perjalanan juga akan dikawal oleh tim Patwal untuk memastikan keamanan hingga titik akhir yang rencananya di Pendapa Kabupaten Kudus. (han/rit)







