27 C
Semarang
Selasa, 10 Maret 2026

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Saat Libur Lebaran


JATENGPOS.CO.ID,  JAKARTA – BPJS Kesehatan memastikan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses selama periode libur Lebaran 2026. Berbagai kemudahan disiapkan agar peserta tetap memperoleh layanan kesehatan maupun administrasi kepesertaan, termasuk bagi pemudik.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito mengatakan, kemudahan layanan JKN harus tetap dirasakan masyarakat kapan pun dan di mana pun. BPJS Kesehatan juga membuka layanan di kantor cabang pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 pukul 08.00–13.30 waktu setempat.

“Momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang karena perlindungan kesehatannya tetap terjamin,” ujarnya.

Ia menambahkan, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Posko Mudik di sejumlah titik strategis. Posko tersebut memberikan layanan informasi, konsultasi, serta bantuan bagi peserta JKN selama perjalanan.

“Posko Mudik BPJS Kesehatan hadir mulai 13–16 Maret 2026 di Pelabuhan Merak, Terminal Pulo Gebang, Rest Area Tol 88A Cipularang, Rest Area Tol 166A Cipali, Rest Area Tol 429A Ungaran, Rest Area Tol 519A Masaran, Terminal Purabaya, serta Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar,” terangnya.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto mengatakan, peserta juga dapat memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk mengakses berbagai layanan administrasi secara mandiri. Layanan tersebut meliputi perubahan data peserta, perubahan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), hingga berbagai layanan administrasi lainnya.

Baca juga:  BPJS Ketenagakerjaan Catatkan Hattrick Gold Rank di Ajang ASRRAT 2021

“Kami mengimbau peserta memastikan status kepesertaannya aktif sebelum melakukan perjalanan mudik. Peserta juga dapat memanfaatkan berbagai kanal pembayaran yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan agar kepesertaan tetap aktif dan layanan kesehatan dapat diakses tanpa hambatan,” jelasnya.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba menyampaikan, peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun berada di luar daerah domisili. Jika fasilitas kesehatan tempat peserta terdaftar tutup atau peserta berada di luar kota, layanan tetap dapat diperoleh di FKTP mitra BPJS Kesehatan lain yang beroperasi.

“Informasi mengenai fasilitas kesehatan yang tetap beroperasi selama libur Lebaran dapat diakses melalui aplikasi Aplicares sehingga peserta dapat mengetahui lokasi fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.

Ia menambahkan BPJS Kesehatan juga menjamin keberlanjutan pelayanan bagi peserta dengan penyakit kronis, termasuk peserta Program Rujuk Balik (PRB). Peserta tetap dapat memperoleh obat kronis di rumah sakit maupun di FKTP sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dalam hal terjadi kecelakaan lalu lintas, biaya pelayanan kesehatan pertama kali dijamin oleh Jasa Raharja hingga maksimal Rp20 juta. Apabila biaya melebihi nilai tersebut maka selisihnya dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Baca juga:  SIG Raih Peringkat Emas pada Ajang SNI Award 2023

Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Bambang Wibowo mengatakan rumah sakit di seluruh Indonesia telah menyiapkan pelayanan bagi peserta JKN selama libur Lebaran. Rumah sakit juga tetap beroperasi 24 jam agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal.

“Rumah sakit tetap menyediakan layanan rawat inap, rawat jalan, hingga cuci darah selama periode libur Lebaran. Kehadiran Posko Mudik BPJS Kesehatan juga semakin meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan,” katanya.

Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia Tulus Abadi menilai momentum Lebaran membutuhkan upaya ekstra dari berbagai pihak, termasuk dalam penyelenggaraan layanan kesehatan melalui Program JKN. Hal terpenting adalah memastikan peserta tidak mengalami kendala administratif saat mengakses layanan kesehatan.

“Kami tidak ingin ada peserta yang tertolak secara administratif ketika mengakses layanan kesehatan. Karena itu masyarakat perlu memastikan status kepesertaan JKN dalam kondisi aktif sebelum melakukan perjalanan mudik,” ujarnya.

Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Sandhi Wiedyanoe mengatakan, pihaknya telah melakukan analisis lalu lintas menjelang libur Lebaran 2026. Analisis tersebut dilakukan untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan selama arus mudik dan arus balik.

“Dari berbagai kajian yang dilakukan, faktor human error masih menjadi penyebab utama kecelakaan. Karena itu masyarakat diimbau memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh saat mudik,” tandasnya.(aln)



TERKINI

Rekomendasi

...