31 C
Semarang
Jumat, 13 Maret 2026

Sebanyak 3997 Botol Miras dan 287 Knalpot Bronk Dimusnahkan


JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA – Polres Salatiga memusnahkan barang bukti berupa 287 knalpot brong, 3.935 botol minuman keras pabrikan, serta 62 botol minuman keras tradisional yang merupakan hasil Operasi Pekat dan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026. Pemusnahan dilakukan di Lapangan Mapolres Salatiga usai gelar pasukan, Kamis ( 12/3/2026) sore.

Pemusnahan dipimpin langsung oleh Walikota Salatiga dr Robby Hernawan, Ap.Og., didampingi Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H. serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Salatiga dan stakeholder terkait.

Kapolres Salatiga dalam amanatnya menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil dari upaya kepolisian dalam menindak berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya peredaran minuman keras serta penggunaan knalpot tidak sesuai standar yang sering menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Pemusnahan barang bukti ini merupakan bentuk komitmen Polres Salatiga dalam menjaga kondusifitas wilayah, khususnya menjelang perayaan Idul Fitri. Knalpot brong maupun peredaran minuman keras kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas, sehingga perlu dilakukan penindakan secara tegas,” ujar AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H.

Baca juga:  Polres Temanggung Bongkar Kepemilikan Uang Palsu Jutaan Rupiah

Lebih lanjut Kapolres menegaskan bahwa kegiatan Operasi Pekat dan KRYD akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kota Salatiga.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, serta tidak menggunakan knalpot tidak memenuhi spesifikasi atau Brong maupun mengonsumsi minuman keras yang dapat memicu terjadinya gangguan ketertiban masyarakat,” imbuh Kapolres Salatiga.

Sementara, Wali Kota Salati Robby Hernawan membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang mengatakan, bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan seluruh unsur pengamanan. Operasi ini bertujuan menciptakan situasi yang aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat selama perayaan Idul Fitri, termasuk dalam mendukung kelancaran arus mudik dan berbagai aktivitas masyarakat.

Baca juga:  Beredar Website Palsu Rekrutmen KAI

Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Secara nasional, operasi ini melibatkan 161.243 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait. ( deb)



TERKINI


Rekomendasi

...