28 C
Semarang
Senin, 30 Maret 2026

SIG Raih Penghargaan HSE 2026, Catat Zero Fatality




JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026. Capaian ini tak lepas dari keberhasilan perusahaan menerapkan sistem K3 hingga mencatat zero fatality sepanjang 2025.

Penghargaan diberikan dalam kategori perusahaan manufaktur dengan predikat Excellent, yang merupakan level tertinggi. Penyerahan dilakukan pada ajang Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Health, Safety, and Environment (HSE) di seluruh aktivitas operasional.

“Prestasi membanggakan ini adalah hasil kerja keras dari tim HSE serta seluruh insan SIG dalam meningkatkan budaya K3,” ujarnya.


Baca juga:  JNE Bagi-bagi Angpao Imlek

Ia menambahkan, capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Langkah itu dilakukan guna menjaga keselamatan pekerja, melindungi lingkungan, dan memastikan keberlanjutan bisnis.

SIG juga menjalankan sejumlah strategi untuk memperkuat budaya keselamatan kerja, salah satunya melalui program Visible Safety Leadership (VSL). Program ini mendorong keterlibatan aktif manajemen turun langsung ke lapangan untuk memastikan praktik kerja aman.

Perusahaan kemudian mengembangkan pendekatan tersebut menjadi Visible-Felt Safety Leadership (VFSL). Konsep ini menekankan kepemimpinan keselamatan yang tidak hanya terlihat, tetapi juga dirasakan oleh pekerja.

Penerapan K3 di lingkungan SIG turut diperkuat melalui berbagai program lain. Di antaranya penguatan Corporate Life Saving Rules, standarisasi pedoman SMK3, Safety Academy, hingga pemanfaatan aplikasi SHESIG untuk pelaporan K3.

Baca juga:  Menko Airlangga Raih Penghargaan BAZNAS Award 2022

Selain itu, SIG juga menerapkan Contractor Safety Management System (CSMS) kepada seluruh mitra kerja. Upaya ini bertujuan memastikan standar keselamatan yang sama diterapkan di seluruh rantai operasional.

Vita Mahreyni menegaskan, budaya K3 merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari setiap individu. Kesadaran tersebut menjadi fondasi dalam membangun lingkungan kerja yang aman dan produktif.

“SIG berkomitmen menempatkan K3 sebagai nilai utama di setiap tahapan operasi untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja,” tegasnya.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...