27.3 C
Semarang
Senin, 30 Maret 2026

Bidik Investasi Hotel Bintang Lima, Investor Lokal Siapkan Lahan di Jember




JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus tengah bersiap menyambut lonjakan investasi di sektor jasa dan industri pengolahan pada tahun ini. Salah satu proyek yang mulai menunjukkan progres adalah rencana pembangunan hotel bintang lima di kawasan perempatan Jember oleh investor lokal, CV Omah Kapal.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus, Mohammad Fitriyanto, mengungkapkan bahwa meskipun target resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah belum turun, pihaknya optimis tren positif tahun lalu akan berlanjut.

‘’Sebagai catatan, tahun sebelumnya, Kudus berhasil melampaui target investasi sebesar Rp1 triliun dengan realisasi mencapai Rp1,094 triliun atau sekitar 101 persen,’’ ungkap Fitriyanto, baru-baru ini.

Dijelaskan, mekanisme penentuan target investasi itu, dimulai dari tingkat nasional, lalu dibagi ke provinsi, baru kemudian ke kabupaten/kota sesuai potensi daerah. Biasanya surat ketetapan dari provinsi keluar akhir Maret atau awal April.


Baca juga:  Pemkab Kudus Tunggu Kejelasan Program Trans Jateng

Kata dia, sektor jasa masih menjadi daya tarik utama di Kudus tahun ini, ditandai dengan rencana pembangunan hotel mewah yang terintegrasi dengan pusat perbelanjaan dan area bermain (playground). Investor CV Omah Kapal telah mengantongi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR).

‘’Lokasinya di sebelah timur perempatan Jember, sisi selatan jalan. Rencananya akan dibangun hotel bintang lima. Namun, untuk detail jumlah lantai dan nilai investasi pastinya, kami masih menunggu proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan persetujuan lingkungan selesai,’’ ungkapnya.

Menariknya, di dalam lokasi lahan tersebut terdapat objek Cagar Budaya. Sehingga pihaknya menegaskan bahwa bangunan bersejarah tersebut wajib dipertahankan dan tidak boleh dirombak. Proses perizinannya pun akan melibatkan pihak provinsi untuk memastikan kelestarian cagar budaya tersebut di tengah pembangunan modern.

Baca juga:  Bupati Sudewo Hadiri Rakor Cipta Kondisi Aman Kondusif

Terkait posisi Kudus dalam peta investasi Jawa Tengah, ia mengakui bahwa angka investasi terbesar saat ini masih terpusat di kawasan ekonomi seperti Batang, Kendal, dan Demak.

‘’Kudus berada di tengah-tengah, tidak masuk dalam kawasan ekonomi khusus tersebut. Namun, kami tetap berupaya maksimal memonitor dan memfasilitasi setiap minat investasi yang masuk, terutama di sektor makanan olahan dan jasa yang menjadi unggulan kami,’’ pungkasnya. (han/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...