27.3 C
Semarang
Senin, 30 Maret 2026

Kejar Target ‘Controlled Landfill’, Pemkab Kudus Percepat Penataan TPA




JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemkab Kudus terus memacu transformasi pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Tanjungrejo, Jekulo. menuju sistem yang lebih modern dan ramah lingkungan. Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas atensi pemerintah pusat terkait standarisasi pengelolaan limbah daerah.

Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus, Didik Tri Prasetya, mengungkapkan bahwa saat ini fokus utama terletak pada penataan fisik area TPA. Salah satunya adalah pengurukan zona pendamping menggunakan tanah, uruk guna menciptakan sistem yang lebih terkontrol.

‘’Kami melakukan penataan secara bertahap. Area pendamping diuruk agar pengelolaan sampah ke depan tidak lagi berantakan, melainkan lebih terstruktur,” ujar Didik, baru-baru ini.

Menurutnya, upaya ini merupakan bagian dari misi besar beralih dari sistem open dumping (sampah dibuang terbuka) menjadi controlled landfill. Dengan metode baru ini, kata Didik, sampah akan dikelola dengan pengaturan lapisan tanah penutup untuk mengendalikan dampak lingkungan, seperti bau dan potensi pencemaran air tanah.


Baca juga:  Inflasi di Kudus Alami Kenaikan 0,16 Persen

Tak hanya fokus pada penataan lahan, Pemkab Kudus juga mengandalkan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF). Program ini mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif, yang diklaim efektif memangkas volume tumpukan sampah secara signifikan.

“RDF tetap berjalan dan menjadi pilar penting dalam perbaikan sistem ini. Targetnya jelas, menekan penumpukan sampah di hulu maupun hilir,” imbuhnya.

Pasca kunjungan tim kementerian beberapa waktu lalu, ritme pekerjaan di TPA diakui semakin cepat. Meski demikian, faktor alam menjadi tantangan tersendiri. Didik menyebut tim di lapangan terus berjibaku dengan waktu, terutama saat cuaca cerah.

‘’Jika tidak hujan, pekerjaan langsung kami kebut. Kami berusaha menjaga progres agar tetap sesuai target yang ditetapkan,” jelasnya.

Baca juga:  Bos Charlie Hospital Beli 30 Persen Saham PSIS

Selain pembenahan infrastruktur, PKPLH juga meningkatkan kesiapsiagaan personel pasca-Lebaran. Seluruh petugas kebersihan, mulai dari penyapu jalan hingga pengangkut sampah, disiagakan penuh untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah rumah tangga.

‘’Tim teknis juga rutin memantau potensi gangguan di jalur distribusi sampah, guna memastikan akses menuju TPA tetap lancar. Ke depan, kami membuka pintu lebar bagi kerja sama internasional, untuk pengembangan teknologi RDF agar pengelolaan sampah di Kudus semakin paripurna,’’ pungkasnya. (han/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...