JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., memimpin langsung apel pengecekan Tim Negosiator dan Unit Penegakan Hukum (Gakkum) di Lapangan Presisi Polres Sukoharjo, Senin (30/3).
Langkah ini merupakan bagian dari penguatan kesiapsiagaan Polri dalam mengantisipasi potensi unjuk rasa anarkis serta dinamika kamtibmas di wilayah hukum Kabupaten Sukoharjo.
Apel yang diikuti sekitar 70 personel gabungan ini menjadi sangat krusial mengingat adanya agenda besar dalam waktu dekat, yakni peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.
Dalam arahannya, AKBP Anggaito menekankan bahwa Tim Negosiator memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan saat terjadi penyampaian aspirasi masyarakat di muka umum.
“Tim negosiator harus hadir sebagai jembatan komunikasi antara aparat dan massa. Tujuannya jelas, agar setiap penyampaian pendapat dapat berlangsung aman, tertib, dan situasi tetap ‘hijau’ atau kondusif,” tegas Kapolres Sukoharjo.
Kapolres menginstruksikan agar seluruh personel mengedepankan langkah preventif dan mampu menjadi penengah yang efektif guna meminimalisir potensi konflik fisik. Keberadaan tim ini diharapkan mampu meredam tensi massa melalui komunikasi yang persuasif.
“Terima kasih atas kesiapsiagaan seluruh personel. Ke depan kita akan menghadapi agenda May Day yang berpotensi melibatkan massa dalam jumlah besar, sehingga peran saudara sekalian sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah,” imbuhnya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan mendalam terhadap kesiapan personel dan perlengkapan. Pengecekan ini mencakup unsur penegakan hukum yang menangani perkara pidana akibat kerusuhan massa, hingga unit khusus yang dipersiapkan untuk menangani pengunjuk rasa dari kalangan perempuan dan anak-anak.
Melalui pengecekan ini, Polres Sukoharjo memastikan bahwa setiap langkah penanganan unjuk rasa di lapangan nantinya akan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan hak asasi manusia.
Dengan kesiapan tim yang matang, diharapkan situasi di wilayah Kabupaten Sukoharjo tetap stabil, aman, dan kondusif bagi seluruh aktivitas masyarakat. (dea/rit)














