27.3 C
Semarang
Senin, 30 Maret 2026

Polemik MBG, Sriyanto Apresiasi Kritik Positif dan Lawan Hoax MBG




JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Polemik Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program andalan Presiden Parbowo Subianto masih ramai diperbincangkan masyarakat hingga menjadi pro dan kontra.

Anggota Komisi V DPR RI, Sriyanto Saputro menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis andalan Presiden Prabowo Subianto bertujuan baik untuk masyarakat Indonesia. Dia mengapresiasi saran, masukan, dan kritik membangun terkait program tersebut. Namun, Sriyanto dengan tegas meminta semua pihak melawan hoax atau berita bohong terkait program MBG itu.

“Yang pasti yakinlah tujuan dari presiden ya, itu sangat baik. Kemudian kalau ada kekurangan, sepanjang itu saran, kritik, masukan itu positif kan menjadi masukan kita. Misalnya proseduralnya itu, terus diperbaiki pasti ya. Tetapi kalau kemudian yang mengada-ada, kemudian menyebar hoax, itulah yang perlu kita lawan. Yang pasti bahwa semuanya prosedural, termasuk anggarannya,” tegas Sriyanto.

Baca juga:  Ombudsman Berikan Penghargaan Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik Kabupaten Sukoharjo

Sriyanto mencontohkan bahwa yang menjadi perbincangan dan itu tidak benar adalah MBG mengambil dari anggaran pendidikan. Ia menegaskan bahwa itu tidak benar.


“Nggak bener kalau kemudian dianggap itu anggaran mengambil anggaran pendidikan. Nyatanya anggaran untuk APBN, untuk pendidikan ini dari tahun ke tahun terus naik, ya kan. Itu kan juga menunjang fungsi pendidikan,” jelasnya.

Sriyanto menduga hal itu wajar jika ada pihak-pihak yang kecewa. Kalau dulu uang ratusan triliun, dinikmati segelintir dan sekelompok orang. Ini yang menikmati rakyat seluruh Indonesia.

“Hari ini program itu sudah dirasakan 61 juta penerima manfaat. Itu yang perlu kita sampaikan. Soal ada kekurangan, wajar. Dan itu menjadi masukan dan terus diperbaiki, ya,” ungkap Sriyanto.

Baca juga:  NPWZ jadi Identitas Unik Pembayaran Zakat

Menurut Sriyanto, tidak perlu ada instruksi khusus untuk melawan berita bohong terkait program tersebut. Tapi sebagai kader Gerindra, ada berita bohong terkait program Presiden, sudah pasti tergerak sendiri, untuk menyampaikan kebenaran program tersebut.

“Jadi kalau kita sebagai kader sudah tergerak sendiri, itu akan terus kita lakukan,” tandasnya. (yas/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...