JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Fasilitas olahraga modern Zing Padel resmi dibuka di Komplek PRPP Jalan Madukoro Raya No. 2-3, Tawangsari, Sabtu (4/4/2026). Grand opening ini sekaligus menandai hadirnya destinasi baru yang menggabungkan olahraga, gaya hidup, dan hiburan (sportainment) di Kota Semarang.
Pembukaan Zing Padel Semarang juga diramaikan dengan turnamen grand opening yang diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah. Event ini menjadi langkah awal membangun komunitas padel yang lebih luas dan aktif.
Owner Zing Padel Semarang sekaligus Presiden Direktur Sun Motor Grup, Hartono Sundoro Hosea menyebut, fasilitas ini bukan sekadar tempat olahraga. Ia menegaskan Zing merupakan simbol perjalanan hidup dan nilai yang diwariskan keluarga.
“Ini bukan sekadar fasilitas olahraga, tapi perjalanan dan cerita. Nama Zing kami ambil dari ibu saya yang menanamkan nilai kerja keras, Zing itu energi dan semangat hidup,” ujarnya.
Hartono menjelaskan, pengembangan bisnis ini menjadi bagian diversifikasi usaha yang sebelumnya bergerak di sektor otomotif, hotel, dan properti. Kini, pihaknya mulai masuk ke industri fasilitas olahraga yang tengah berkembang.
“Ini bagian dari pengembangan bisnis kami. Kami melihat potensi sport lifestyle yang terus tumbuh, khususnya padel yang sedang tren,” katanya.
Berdiri di atas lahan seluas 3.225 meter persegi dengan luas bangunan 2.223 meter persegi, Zing Padel Semarang dilengkapi empat lapangan berstandar. Fasilitas penunjang seperti ruang VIP dan area kafe juga tersedia untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Hartono menyebut, empat lapangan menjadi syarat minimal agar venue bisa menggelar pertandingan berskala nasional. Hal ini sekaligus menjadi pembeda dibanding fasilitas serupa yang umumnya hanya memiliki satu atau dua lapangan.
“Kalau mau bikin turnamen nasional, minimal harus empat lapangan. Jadi kami siapkan sesuai standar itu,” jelasnya.
Ia menambahkan, Zing Padel akan dikembangkan di sejumlah kota lain seperti Solo, Bandung, dan Yogyakarta. Semarang menjadi kota pertama sebelum ekspansi dilakukan secara bertahap.
“Ini yang pertama di Semarang, berikutnya Solo dan kami sudah siapkan juga di Bandung serta Jogja,” ungkapnya.
Ketua Turnamen Zing Padel Semarang, Karini Sucipto mengatakan, turnamen grand opening diikuti 32 tim yang terdiri dari 16 tim putra dan 16 tim putri. Total peserta mencapai 64 orang dari berbagai kota seperti Solo dan Yogyakarta.
“Total ada 32 tim, masing-masing 16 tim putra dan putri. Mereka akan bertanding dengan sistem pool hingga babak final,” jelasnya.
Ia menyebut, turnamen ini khusus untuk kategori beginner guna mendorong minat pemain baru. Peserta yang ikut diseleksi agar sesuai dengan level permainan sehingga kompetisi berlangsung seimbang.
“Ini khusus beginner supaya mereka punya ruang berkembang dan tetap semangat berlatih,” katanya.
Karini menambahkan, tren olahraga padel di Semarang terus meningkat. Tingginya minat masyarakat menjadi peluang besar untuk mengembangkan komunitas dan ekosistem olahraga ini ke depan.
“Kami ingin membangun komunitas yang kuat, jadi bukan hanya olahraga tapi juga ruang kebersamaan dan konektivitas,” tandasnya.(aln)















