30.8 C
Semarang
Rabu, 8 April 2026

Bupati Sragen Ngantor Naik Onthel 




JATENGPOS. CO. ID, SRAGEN – Bupati Sragen, Sigit Pamungkas berangkat ke kantor dari Rumah Dinas menuju Kantor Terpadu Pemda Sragen dengan bersepeda onthel, Senin (6/4). Hal itu dilakukan untuk mendukung program pemerintah pusat untuk menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM).

Bupati bersepeda menempuh perjalanan sejauh 5 km dari Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Sragen di Jl. Sumonegoro No.1, Dusun Kebayanan Krapyak, Sragen Wetan, Sragen, menuju ke kompleks Kantor Terpadu Pemda di Jl. Dr. Sutomo No.10, Kebayan 1, Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen. Ia bersepeda ditemani ajudan dan sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen.

Rute yang dilewati bukanlah rute jalan protokol tetapi rute jalan alternatif. Rutenya dari Rumdin Bupati melewati jalan Kampung Kauman hingga tembus ke Jl. Slamet Riyadi. Bupati menelusuri Jl Slamet Riyadi dari Kauman sampai Tegalsari hingga tembus ke Makam Pahlawan Maning lalu ke barat melewat Yonif 408/Suhbrastha hingga tembus simpang empat SMPN 6 Sragen. Dari simpang empat menuju Jl. Dr. Sutomo hingga Kantor Terpadu Pemda Sragen.
Perjalanannya cukup cepat sekitar 15 menit. Kecepakatan bersepeda sekitar 20 km/jam. Sesampainya di kantor dinas, Bupati disambut Wakil Bupati (Wabup) Suroto. Mereka kemudian memasuki ruang kerja.

Baca juga:  Staf Khusus Presiden Minta Pemkot Surakarta Prioritaskan Vaksin Disabilitas

“Ini untuk mendukung pemerintah agar hemat BBM. Kami sedapat mungkin melakukan mobilitas dengan bersepeda, kecuali kalau ada alasan khusus atau uzur yang tidak memungkinkan untuk berepeda. Misalnya sakit atau memang tidak bisa naik sepeda atau ada mobilitas tinggi di luar daerah atau kunjungan wilayah yang jauh,” jelas Bupati.


Bupati Sigit menyampaikan sepanjang jarak yang ditempuh untuk bersepeda memungkinkan maka bisa dilakukan untuk menyukseskan hemat energi. Bersepeda saat pergi kerja ke kantor juga diberlakukan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen. Meskipun pada Senin itu, mayoritas ASN di Pemkab Sragen masih menaiki sepeda motor dan mobil meskipun jaraknya dekat. Dengan contoh dari Bupati, diharapkan program hemat energi ini dapat dilaksanakan semua pihak.

“Ya, kami menganjurkan sedapat mungkin para ASN bisa bersepeda saat berangkat bekerja. Petunjuknya jelas dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang nantinya akan di-breakdown dalam bentuk SE,” tegasnya.

Baca juga:  Bupati Sukoharjo Wajibkan SPPG Kantongi Sertifikat Higiene

Dia menyatakan WFH tetap dilaksanakan pada Jumat untuk mengikuti kebijakan nasional. Dia menerangkan penghematan energi itu masalah global bukan kasuistik Indonesia, sehingga penghematan energi harus disukseskan di semua jenjang pemerintahan sampai ke level desa.

“Ya, setelah bersepeda ternyata semakin sehat. Kebetulan saat sore, saya sering berkeliling Kota Sragen untuk mengecek jalan,” ujarnya.

Salah seorang ASN asal Kroyo, Karangmalang, Sragen, Wagito, juga mengikuti gerakan bersepeda saat berangkat kantor. Wagito menempuh perjalanan 5 km dari rumah yang ditempuh selama 15 menit.
Sesampainya di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sragen yang kebetulan berada di Lantai III Gedung Kantor Terpadu Pemda Sragen. Wagito mengungkapkan bahwa sepedanya tidak diparkir bersama sepeda motor tetapi membawa sepedanya naik ke lantai III melewati lift. Ia melakukan itu demi keamanan.

“Saya bersepeda untuk ikut menyukseskan penghematan energi,” tandas Wagito yang terlihat berkeringat usai bersepeda dari rumah itu. (yas).




TERKINI




Rekomendasi

...