JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-8 Kongres Advokat Indonesia (KAI) tahun 2026 diwarnai dengan kegiatan napak tilas sejarah. Sebanyak 200 advokat dari seluruh penjuru tanah air melakukan ziarah ke kompleks pemakaman Astana Giribangun, Matesih, Sabtu (18/4/2026), sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pemimpin bangsa.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Umum KAI, Siti Jamaliah Lubis, S.H., M.H., didampingi Sekjen KAI, Dr. Apolos Djara Bonga, S.H., M.H. Kehadiran para pendekar hukum ini disambut oleh Kepala Pelaksana Astana Giribangun, H. Sukirno, S.E.
Siti Jamaliah Lubis menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan tulus kepada Presiden ke-2 RI, HM Soeharto. “Kita hadir di sini untuk merenungkan jasa-jasa beliau dan mengambil pelajaran dari keteguhan kepemimpinannya dalam membangun fondasi bangsa,” ungkapnya.
Ketua DPC KAI Kota Surakarta, Dhony Fajar Fauzi, S.H., M.H., selaku tuan rumah di Solo Raya, menyatakan bahwa ziarah ini menjadi refleksi penting bagi para advokat untuk meneladani kegigihan para pemimpin bangsa. Ia menekankan bahwa membangun negara hukum yang kokoh memerlukan dedikasi panjang dan keteguhan prinsip.
“Ziarah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan refleksi bagi kami untuk meneladani kegigihan pemimpin bangsa. Kami diingatkan kembali bahwa sebagai advokat, menjaga marwah profesi dan kontribusi bagi negeri adalah hal utama,” ujar Dhony di sela prosesi tabur bunga.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPC Surakarta, Dwi Nur Cholis, S.H., M.H., menambahkan bahwa agenda ini merupakan komitmen KAI untuk menyatukan semangat korps dalam balutan kearifan lokal. Menurutnya, hukum tidak dapat dipisahkan dari akar budaya dan sejarah bangsa.
Suasana khidmat terasa saat rombongan berada di dalam Cungkup Argosari. Dewan Penasehat KAI dalam wejangannya mengingatkan posisi strategis advokat sebagai aparat penegak hukum yang harus menjaga marwah keadilan.
Kegiatan di Solo Raya ini juga dihadiri oleh jajaran DPD KAI Jawa Tengah yang dipimpin John Richard Latuihamallo, S.H., M.H. Selain berziarah, para peserta Rakernas menyempatkan diri mengunjungi pusat oleh-oleh Batik Semar dan Toko Roti Orion untuk membawa buah tangan khas Surakarta sebelum kembali ke venue utama di Semarang.(dea/rit)















