26.3 C
Semarang
Rabu, 29 April 2026

PGN Sosialisasi Jargas di Jombang, Pastikan Keamanan dengan Layanan 24 Jam




JATENGPOS.CO.ID, JOMBANG-  PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk menggelar sosialisasi dan edukasi keselamatan penggunaan gas bumi di Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memastikan keamanan pemanfaatan jaringan gas rumah tangga (jargas).

Area Head PT Perusahaan Gas Negara Tbk Area Sidoarjo, Heri Frastiono mengatakan, sosialisasi ini penting seiring meningkatnya jumlah pelanggan di Jombang. Saat ini, layanan gas bumi telah mengalir selama 24 jam nonstop.

“Hari ini kami mengadakan sosialisasi keselamatan penggunaan gas bumi agar masyarakat bisa memanfaatkan energi ini secara aman dan optimal,” katanya.

Dijelaskan, aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam layanan PGN. Masyarakat juga diedukasi untuk melakukan penanganan awal jika terjadi indikasi kebocoran gas.


Menurutnya, langkah sederhana seperti menutup kran utama dan membuka ventilasi udara sudah cukup efektif. Selain itu, PGN menyiagakan layanan tanggap darurat yang siap merespons laporan warga.

Baca juga:  PLN Dukung Industri Peternakan Ayam

“Kalau terjadi sesuatu tidak usah panik, cukup hubungi Pertamina Contact Center 135, petugas kami siap 24 jam,” jelasnya.

Ditambahkan, petugas lapangan dilengkapi teknologi Laser Mini Methane (LMM) untuk mendeteksi kandungan gas secara cepat dan akurat. Hal ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan pelanggan.

Heri menambahkan, jumlah pelanggan di Jombang saat ini mencapai sekitar 4.859 pelanggan. Mayoritas berasal dari sektor rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

“Gas bumi lebih efisien karena berbasis meteran, sehingga penggunaan lebih transparan dan sesuai kebutuhan,” imbuhnya.

Kepala Desa Pesantren, Achmad Wahyudi, mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi langsung sangat membantu menghilangkan kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan jargas.

“Kami menyambut baik kegiatan ini agar warga lebih paham dan merasa aman menggunakan gas bumi,” ungkapnya.

Warga Kelurahan Pesantren Nunuk Ainur Rohmah mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan ini. Ia kini lebih memahami langkah penanganan jika terjadi kebocoran gas di rumah.

Baca juga:  Sidak Pasar, BULOG Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman di Kota Tegal

“Sekarang saya lebih tenang karena sudah tahu cara penanganannya, seperti membuka ventilasi dan segera melapor,” tuturnya.

Selain edukasi, PGN juga memperkenalkan aplikasi PGN Mobile untuk pencatatan meter mandiri. Aplikasi ini memudahkan pelanggan memantau penggunaan gas secara digital.

PGN juga mendorong pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan lain seperti pemanas air hingga pendingin. Langkah ini diharapkan meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung UMKM.

“Ke depan, sosialisasi akan terus dilakukan secara bertahap agar pemanfaatan gas bumi semakin luas,” tandasnya.

Ia menegaskan, strategi edukasi langsung dan penyebaran informasi antarwarga dinilai efektif. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat kemandirian energi berbasis sumber domestik.

“Dengan sinergi yang kuat, pemanfaatan energi ramah lingkungan di tingkat masyarakat akan semakin optimal,” pungkasnya.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...