33.5 C
Semarang
Jumat, 8 Mei 2026

147 Kuda Pacu Berebut Piala Raja Mangkunegaran akan Panaskan Tegalwaton




JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Akhir pekan ini bakal panas! Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang siap digetar 147 kuda pacu terbaik dari 12 daerah se-Indonesia, pada Minggu (10/5/2026), merupakan rangkaian Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 masuk seri ke-3: IHR Piala Raja Mangkunegaran dan Triple Crown Serie 2.

Ini bukan seri biasa. Buat pertama kalinya dalam sejarah, Piala Raja Mangkunegaran diperebutkan. Sekaligus jadi laga hidup-mati Triple Crown. Menang di leg ke-2 ini, mimpi gelar Triple Crown 2026 tetap nyala. Kalah, bubar harapan. Dua piala bergengsi dengan total hadiah Rp 600 Juta.

Dari 18 kelas yang digelar, sorotan utama jatuh ke dua kelas: Kelas Terbuka Handicap 2.000 Meter Piala Raja Mangkunegaran, dan Kelas 3 Tahun Derby 1.600 Meter Triple Crown Serie 2.

Managing Director SARGA GROUP Nugdha Achadie menyampaikan IHR 2026 ini merupakan momen bersejarah. Piala seri pertama dari King’s Cup Series dalam IHR 2026, yang bertujuan meningkatkan prestige pacuan kuda sebagai warisan tradisi dan budaya yang patut dilestarikan dan dikembangkan menjadi kebanggaan nasional.

“Sebagai promotor olahraga pacuan kuda pertama dan satu-satunya di Indonesia, dengan bangga kami mempersembahkan perebutan perdana Piala Raja Mangkunegaran. Piala Raja Mangkunegaran lahir dari kolaborasi SARGA.CO, PP PORDASI, dan Mangkunegaran,” ujarnya.

Bukan tanpa alasan, dalam keterangannya, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkoenagoro X menegaskan, tradisi berkuda Mangkunegaran sudah mengakar sejak awal abad ke-19.

Baca juga:  Bupati Semarang Ingatkan Sosialisasi Pemilu Naikkan Partisipasi Pemilih

“Tradisi berkuda dan pacuan kuda di Mangkunegaran memiliki sejarah panjang yang terus dijaga sebagai bagian dari pelestarian budaya dan hubungan keraton dengan masyarakat,” ujar Kanjeng Gusti.

Piala ini digelar spesial dalam rangka peringatan Adeging Mangkunegaran ke-269 tahun 2026. Melalui Piala Raja Mangkunegaran, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pacuan kuda di Indonesia sebagai salah satu kekayaan tradisi dan budaya bangsa yang istimewa.

Maxi of Khalim Ditantang Para Juara

Di leg ke-2 Triple Crown, semua mata ke Maxi of Khalim dari Jawa Barat. Sang pemenang leg-1 dipastikan turun di Kelas 3 Tahun Derby 1.600M. Kalau menang lagi, Indonesia selangkah lagi punya peraih Triple Crown 2026. Tapi jalan tak mulus. Maxi of Khalim harus hadapi Nara Eclipse dari Jateng, pemenang Jateng Derby 2026.

Ada juga Monochrome asal Sulut, podium 3 Serie 1, plus dua kuda tangguh Sumbar: Milea Guti dan Sir Orbit. Duel kuda-kuda derby terbaik ini dijamin bikin tribun Tegalwaton meledak.Pertama di Indonesia: Sistem Handicap Biar Makin Fair

Yang bikin seri ini beda, Komisi Pacu PP PORDASI resmi menggunakan sistem handicap di Kelas Terbuka 2.000M, dan Kelas Terbuka Sprint 1.300M. Kuda dibagi top weight dan bottom weight sesuai prestasi. Kuda langganan juara bakal digandoli beban tambahan di pelana dan joki. Kuda penantang dapat beban lebih ringan.

Ketua Komisi Pacu PP PORDASI Ir. Munawir menyampakan, aturan tersebut diberlakukan demi fairness.“Sistem handicap diperkenalkan untuk memberikan peluang yang sama bagi semua kuda yang bertanding, baik bagi kuda langganan juara maupun kuda-kuda penantang.

Baca juga:  Wali Kota Canangkan Destinasi Wisata Gumuk Sidul

“Artinya, perebutan Piala Raja Mangkunegaran bakal lebih sengit. Semua punya kans angkat piala,” jelasnya.

Selain dua kelas utama, IHR Tegalwaton juga geber 16 kelas lain. Di Kelompok Umur ada Kelas 3 Tahun Derby Div. II 1.600M, Kelas 3 Tahun Remaja Div. I & II 1.400M, Kelas 2 Tahun Pemula A/B 1.200M, Pemula C/D 1.000M, Perdana A/B 1.000M, Perdana C/D 800M, Pemula KPI 1.300M, dan THB INA 1.200M.

Di Kelompok Ketinggian: Kelas Terbuka Sprint Handicap 1.300M, Kelas B 1.600M, Kelas C 1.600M, Kelas C Sprint 1.100M, Kelas D 1.100M, Kelas E 1.200M, dan Kelas F 1.000M. Dari kuda 2 tahun sampai kuda senior, semua turun lintasan.

Ada Nonton dan Es Krim Gratis

Mau nonton? Tenang. Area regular gratis. Mau lebih nyaman, pilih tiket Tribun Rp75 ribu atau The Lounge Rp3 juta. Tiket bisa dibeli online di sargatiket.com atau on site pas hari-H. Dan ini yang ditunggu, semua penonton IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 bisa nikmatin es krim gratis.

“Pilihan tiket menonton dan es krim gratis kami sediakan untuk memberikan pengalaman baru yang nyaman dan menyenangkan. Sebagai sportainment, menonton IHR bukan hanya tentang adrenalin mengikuti pertarungan kuda-kuda terbaik, tetapi juga menikmati keceriaan bersama keluarga dan teman,” tutup Nugdha. (muz)




TERKINI




Rekomendasi

...