Pengabdian Masyarakat KBK Komunikasi Media dan Jurnalisme Fiisip Undip di SMA Negeri 1 Semarang




JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG- Departemen ilmu Komunikasi Fakultas Ilmo Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Undip mengadakan pengabdian kepada masyarakat di SMA Negeri 1 Semarang, Senin (18/5).

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat KBK Komunikasi Media dan Jurnalisme Undip berlangsung di aula SMA 1 Semarang. Para dosen ilmu komunikasi Fisip Undip memberikan pelatihan jurnalistik kepada  tim media sekolah dan pegiat literasi media  SMA Negeri 1 Semarang.

Pemberi materi pelatihan jurnalistik terdiri dari dosen ilmu Komunikasi Undip yakni, Dr Sunarto, M.Si, Dr Adi Nugroho, M.Si, serta Agne Yasa, S.Ikomm MA.

Pelatihan jurnalistik dibuka Pristi, Wakil Kepala Sekolah SMA Negewri 1 Semarang bidang kehumasan mewakili Kepala SMA Negeri 1 Semarang, Noor Taufik Saleh, S.Pd, M.Pd.  Pelatihan diikuti 30 siswa yang meminati jurnalistik dan media sekiolah serta klub literasi media SMA Negeri1  Semarang.

Pada pelatihan tersebut dosen ilmu Komunikasi Undip Dr Sunarto, M.Si mengatakan pernting bagi siswa memahami jurnalsisme dengan baik. Mengingat pemahaman seperti ini juga bermanfaat memberikan informasi yang berkualitas dan penting di era media sosial yang tumbuh subur saat ini. Apa lagi ada potensi yang merisaiukan munculnya informasi hoax dan informasi palsu.

Dr Sunarto mengajak serta peminat dan aktivis sekolah yang bergerak dibidang jurnalistik memahami elemen jurnalisme yang digagas Bill Kovach.

“Ada elemen yang penting diantaranya menyajikan kebenaran, bermanfaat bagi public atau khalayak. Disamping juga menyajikan berita yang actual dan penting,”paparnya.

Pembicara  lain Dr Adi Nugroho, M.Si menyampaikan sejumlah teknik dan panduan jurnaliistik bagi pegiat jurnalistik. Termasuk berharap aktifnya kembali majalah sekolah SMA 1 Ekspresi yang dulu sempat menjadi media SMA yang berkualitas. Ada Ekspresi di SMA 1, Dwi Adisma di SMA Negeri 2 Semarang, dan Cemeti di SMA 3 Semarang.

Baca juga:  Seorang Terduga Teroris Ditangkap di Kota Semarang

“Kiranya ke depan media sekolah ini bisa bangkit lagi dengan mengusung informasi yang berkualitas, mungkin dengan bentuk online atau digital. Atau bisa ber platform media sosial,” terangnya.

Beberaoa yang penting dipersiapkan yakni kemampuan reportase dan wawancara serta kemampuan melakukan penyuntingan atau editing. Tentu reportase biasanya dilakukan reporter atau wartawan sekiolah. Sedangkan editor atau redaktur dari kakak kelas yang lebih senior dan memiliki kemampuan menulis dan mengedit yang lebih baik.

Editing dan penyuntingan tetap diperlukan bagi majalah sekolah dan media sosial sekolah karena acapkali jurnalis siswa  meliput dengan penuh ketergesa-gesaan dan datanya masih kurang.

“Editor atau penyunting yang membuat tulisan reporter menjadi makin berkualitas,” paparnya.

Editing juga penting agar etika jurnalisti dan peliputan menjadi perhatian serta memperhatikan aspek hukum. Sehimgga para jurnalis sekolah tidak melanggar Undang undang yang ada di Indonesia, atau yang terkait dengan persoalan SARA.

Materi lain disampaikan oleh dosen Agne Yasa, S.Ikom , MA, yang juga dosen pengantar industri media dan managemen pers di prodi S1 ilmu Komunikasi Undip. Kemampuan jurnalistik yang dimikliki siswa nantinya juga bermanfaat dengan upaya sekolah membangun literasi media yang makin baik.

Pada pelatiihan jurnalistik di SMA Negeri 1 Semarang tersebut juga mendapingi para guru Sensei, dari Pembina literasi media serta Pembina jurnalistik dan media sekolah Nia Novitasari,S.S, M.Pd.

Baca juga:  Prima Akui Rekam Jejak Iswar Sejalan dengan Prioritas Partai

Para siswa juga aktif berinteraksi dengan pembicara mendalami materi jurnslistik dan diskusi terkait cara dan kiat meningkatkan kemampuan jurnalistik.

“ Yang penting siswa mau belajar dan memiiki motivasi, Skill jurnalistik siswa nantinya akan menjadi lebih baik,”kata Dr Adi Nugroho, M.Si, yang menuturkan saat SMA dulu juga menjadi pemimpin redaksi DWI ADisma Majalah sekolah SMA Negeri 2 Semarang.

Menurut Agne Yasa, kegiatan pelatihan jurnalistik serupa ini nantinya juga akan di gelar di SMA Negeri 4 Semarang. Dari pihak sekolah sudah memberikan perizinannya, tinggal mencari waktu yang tepat mengingat Juni nanti siswa sudah memasuki masa libur sekolah.

“ Kegiatan peningjatan ketrampilan reportase dari prodi Ilmu Komunikasi Fisip Undip, juga akan dilakukan di SMA Negeri 4 , Banyumanik, “ imbuhnya.

Pengabdian kepada masyarakat ini menurut ketua tim pengabdian Dtr Adi Nugrohio,M.Si dilakukan rata rata setiap semester. Temanya menyesuakan dinamika sekolah dan anak muda. Yang lalu kami mengusung tema peningkatan kapasitas jurnalistik warga yang berlangsung di beberapa kelurahan di kota Semarang.

Pelatihan ini kata Agne Yasa, sangat membantu siswa meningkatkan pengetahuan dan kemampuan jurnalistik, salah satu indikatoirnya mayoritas siswa mampu menyerap materi dengan baik. Kami mengukurnya dengan post tes, dan sebelum pelatihan mereka juga terkebih dahulu mengisi pre test terkait materi ke jurnalistian dan bahasa jurnallistik. (*/has/biz/jan)




TERKINI




Rekomendasi

...