JATENGPOS.CO.ID, YOGYAKARTA – PLN UP3 Sukoharjo dan PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memperkuat koordinasi menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila. Sinergi dilakukan untuk mendukung penguatan infrastruktur publik yang aman dan andal.
Penguatan koordinasi ditandai dengan pertemuan Manager PLN UP3 Sukoharjo, Indri Megananda bersama jajaran manajemen dengan Kepala KAI Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo di Kantor KAI Daop 6 Yogyakarta, Selasa (19/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas penyelarasan prosedur perizinan untuk perluasan jaringan listrik yang bersinggungan dengan jalur kereta api. Selain itu, kedua pihak juga membahas teknis pemasangan jaringan listrik yang melintasi rel kereta, termasuk standar keselamatan dan mitigasi risiko operasional.
Kepala KAI Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo menegaskan, pihaknya mendukung pengembangan infrastruktur kelistrikan. Namun seluruh proses harus tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi perkeretaapian.
“Keselamatan operasional dan ketepatan jadwal kereta api adalah prioritas mutlak. Kami mendukung penuh pengembangan infrastruktur kelistrikan yang sejalan dengan standar keselamatan perkeretaapian,” ujarnya.
Manager PLN UP3 Sukoharjo, Indri Megananda memastikan seluruh tahapan pekerjaan akan mengikuti prosedur dan standar teknis yang telah disepakati bersama. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus keselamatan perjalanan kereta api.
“PLN berkomitmen penuh mematuhi seluruh prosedur dan regulasi yang ditetapkan oleh KAI. Koordinasi intensif akan terus kami lakukan hingga pelaksanaan di lapangan,” katanya.
Dijelaskan sinergi antara PLN dan KAI bukan sekadar urusan administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan publik dan keandalan infrastruktur strategis nasional.
Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat memperkuat komunikasi rutin dan koordinasi berkala di lapangan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan proyek perluasan jaringan berjalan aman, lancar dan mencapai target zero incident bagi masyarakat.(aln)













